Selasa, 15 November 2011

bincang-bincang

pelajaran kewirausahaan kali ini bener-bener bikin mata saya "melek", jauh lebih melek dari biasanya. bisa bikin saya peka, jauh lebih "sensi" dari sebelumnya. oke, memang hari ini topik yang lagi dibahas memang cukup menarik buat jadi ulasan. diskusi kelas kali ini lagi ngebahas gimana kesuksesan seseorang itu. berkaca dari seorang wirausahawan sukses yang ternyata juga alumni dari IPB yang semula orang liat "biasa-biasa aja" menjadi sosok yang luar biasa. udah gitu refleksi dari beberapa film yang ditampilkan bahwa sebenernya kunci sukses itu asal muasalnya ya dari dalam diri kita sendiri. bercermin dari opini beberapa teman yang mengatakan bahwa kesuksesan itu pilihan dan kita bisa merancangnya. dan mendadak berhenti di satu pertanyaan "nujleb" dari seorang kawan yang mendadak bertanya soal bagaimana pengaruh keluarga dengan kesuksesan seseorang. adakah pengaruhnya "kasih sayang" dengan hasil kesuksesan atau pengaruh pada kesuksesan seseorang? bagaimana juga dengan mereka yang notabene diberi kesabaran yang luar biasa yang musti dihadapkan dengan situasi "rumah patah-brokenhome".

"bu, saya ingin bertanya kalau misalkan anak yg lahir dari keluarga yg bisa dibilang brokenhome, apakah kelak juga bisa menjadi seorang wirausahawan sukses? bagaimana cara menyemangatinya?"

dan di situ ibu dosen memberikan kesempatan kepada kami untuk mencoba berpendapat tentang, bagaimana prospek kedepan seorang wirausahawan apabila background dari keluarga yg brokenhome. banyak sekali pendapat dari teman-teman dan jika bisa disimpulkan dari kesemua jawabannya simpel saja, mau seseorang itu berasal dari keluarga bermobil 3, selalu makan daging tiap harinya, atau hanya sebungkus nasi kucing disela dahaganya, terlebih 1 piring bertiga sebenarnya bukan prioritaws permasalahan sebenarnya, yang terpenting adalah dari individualnya ingin menyikapinya dari sudut pandang yang bagaimana. sebab salah menempatkan sudut pandang kedepannya juga berbeda. jika seseorang itu menempatkan diposisi demikian namun dia tetap bersemangat -maju tak gentar- maka kedepannya dia pun akan mendapatkan hasil seperti yang dia harapkan -re:wirausahawan sukses- dan begitu pula sebaliknya..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar