Selasa, 04 Desember 2012

berjiwa besar

-kepada seseorang yang tengah diberi kesempatan oleh Allah untuk kenaikan level pada tahap berbesar hati dan berjiwa besar-

YaaRabb, hariku seperti biasanya, aku harus berangkat pagi untuk menuntut ilmu ke tempat peraduanku, di kampus hijauku, di sudut sana yang harus ku tempuh dengan kendaraan pribadiku. udara pagi masih terasa sejuk sedemikian rupa, Engkau Maha Baik. dan aku bisa menyelesaikan hariku tanpa sepenggal sendu.

seperti biasanya, siang tadi aku bertandang ke rumahMu, untuk menjalankan ritual hati-pengikatan diri dan segerumpul asa dalam imaji yang semakin menuntutku untuk berubah menjadi lebih baik, tapi YaaRabb, aku harus kehilangan sahabat elektronikku. entah salah apa aku, seseorang mengambilnya dariku, dari genggaman tanganku dan pupus sudah semua pelik dalam hatiku. yaa Aku kehilangannya.

tapi sudahlah, tak mengapa, Engkau Maha Kaya bukan?
aku masih harus banyak berterimakasih padaMu yaaRabb, puasaku masih utuh sampai waktu buka, imanku padaMu juga tidak berkurang sedikitpun, dan yang harus aku sadari bahwa aku tidak pernah kehilanganMu. yaaa bagiku Engkau yang paling penting.

semoga siapapun itu yang membawa sahabat elektronik dan separuh jiwaku, bisa benar-benar menjaganya dengan baik, dan malam-malamku tidak perlu risau lagi memikirkan dia.

Jaga dia yaaRabb,
Lindungi aku,

dan berikan selalu ketangguhan hati untuk selalu bersyukur dan mengarungi hidup
terimakasih untuk nafas yang selalu tercurah, ini lebih dari sekedar cukup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar