Sabtu, 08 Desember 2012

sepenggal cerita milik spaghetti



-postingan ini sempat mengendap dalam bilik draft seharian penuh, dan berhasil muncul di permukaan baru hari ini-

saya-rachma-gisha dengan spaghetti ceria -___-"

tertanggal,
Jum'at 7 Desember 2012

Hari masih penuh dengan secercah harap akan sebuah pesan yang sudah terjawab, untuk masalah hati agaknya dikesampingkan dulu ya. saya mulai menikmati dengan banyak elemen yang datang silih berganti dan tentunya masih sibuk mencari ide baru lagi.

masalah hari ini adalah soal "mengapa saya tidak makan pagi dan sekarang perut saya bunyi-bunyi". klise memang, semestinya kalau tau akan begini jadinya saya makan pagi sebelum berangkat kuliah pagi-pagi buta. dan akhirnya memutuskan untuk memasak setelah selesai kuliah rangkaian digital menjadi pilihan paling bijak, bersama dengan sahabat saya Rachma dan Agisha. 

masak? tumbenan banget ya mau masak, tapi yaa gimana lagi ya emmmm.. mungkin karena punya beberapa alasan untuk mengemas ide memasak bersama ini dengan penuh sukacita.

alasan :
1. perempuan harus bisa masak
2. perempuan yang bisa masak pasti disayang suami
3. perempuan harus bisa masak supaya suami menyayangi dengan pasti (?)

okelah, cukup.

yaaa.. hari ini kita mau masak spaghetti, asa spaghetti melulu ya? tapi ya mau gimana lagi, emmh.. awalnya ide masak spaghetti ini karena sudah beberapa hari lalu kami selalu membawa bekal saat kuliah, yaa istilahnya biar irit juga sih ya, penghematan=mahasiswa. dan suatu hari saya bawa spaghetti dan gisha juga, bedanya spaghetti saya pedeeeees banget dan kalau gisha sebaliknya, dan karena penasaran kami bertiga sengaja bikin lagi yaa itung-itung bikin spaghetti itu gampang dan engga ruwet. dan yang pastinya karena saya suka-gisha suka-rachma suka, dan akhirnya menu inilah yang kami pilih sebagai menu utama untuk mengisi kekosongan perut kami bertiga.

selepas kuliah, kami berbelanja bersama di agro (sebut saja toko yang menyediakan berbagai macam bumbu dapur+sayur mayur di daerah bara). dan apa saja yang kami beli disini?

agro :
1. merica
2. lombok setan
3. bawang bombay

liat list belanjaan deh, karena spaghettinya belum kebeli kami berbelanja lagi di alfamidi, dan apa saja yang kami beli di alfamidi?

alfamidi:
1.spaghetii 500gr *bayangkan ya buat 3 cewek*
2.saus bolognesse ukuran jumbo -___-"
3.saus indofood extra pedas *tagline yaa.. EXTRA PEDAS*
4.keju

dan setelah semuanya terbeli dengan pasti, segera langkah kaki mengiri kami bertiga menuju kostan salah seorang diantara kami. Rachma, yaaa hari ini misi yang harus terlaksana adalah menjamah kostan rachma.

di kostan rachma setelah semuanya sudah diprepare, spaghetti sudah beberapa lama mengalami perebusan yang luar biasa dan lalu segera ditiriskan, lalu sekarang giliran saya membuat saus spaghetiinya. hahahahhaa..
dan ini adalah bagian yang paling menyenangkan. entah meracik saus untuk spaghetti itu punya daya tarik tersendiri untuk seorang saya.

minyak goreng dituang secukupnya ditunggu biar agak panas dan lalu disusul dengan bawang bombay yang ditumis sampai kecoklatan dan tercium aromanya, selanjutnya disusul dengan merica (di bagian ini cukup sedikit dulu merica yang masuk). emmm... karena rachma punya kornet jadilah kornet menjadi target selanjutnya setelah itu disusul dengan lombok setan (fyi: lombok setan means lombok rawit yang ukurannya agak jumbo dan warnanya merah dan dijamin itu rasanya kayak setan pedeees meeeeeen \m/) dan tapi lomboknya ada yang dipotong-potong cuma sedikit dan sisanya dimasukin aja langsung biar engga pedes.

setelah lombok setan masuk dilanjutkan dengan bergabungnya saus bolognesse, dan ini ngga tanggung-tanggung dong, satu pack sausnya langsung dibanjur sampai ngga bersisa. hahaha... setelah selesai banjur saus ditambah lagi sama saus indofood yang Extra Pedas, dan you know what? tanpa sepengetahuan rachma+gisha saya masukin aja semua 1 botol saus indofood yang extra pedas ke dalam racikan saus spaghettinya.

dalam posisi mengaduk-aduk saus saya juga melakukan hal yang diluar ekspektasi mereka. hahahha okesip ini semacam pengakuan dosa, hehe asa yaa ma, gish pas prisnya mau ngaduk-aduk dan posisi itu lombok-lomboknya pada posisi ngapung ngga jelas, dan karena gemes sendiri langsung deh cacah-cacah pakai itu serok masak, hahahhahaha 

finally, 
taraaaa...
ini spagehtti bikinan kami bertiga dengan spesial racikan saus diolah oleh tangan saya sendiri.

spaghetti dengan saus aroma penuh cinta dan keju kemesraan ._.

spaghetti dihidangkan, dan ternyata dugaan saya benar, gisha-rachma kepedesan ._.
dan ngga tanggung-tanggung dong, temen kontrakan rachma yang kita bagi porsinya untuk makan bersama pun mengaku kewalahan untuk makan, dan baru ketahuan akhirnya yang makan rachma (lagi) hahahha.

dalam hati :
sebegitu pedeskah spaghetti bikinan saya? (/_\)
hahahhaaaa..

dan baru saja saya masak spaghetti lagi dikostan, dan ini bumbu racikannya sengaja saya variasikan lagi ditambah dengan sambel terasi bumbu siap saji, dan lalu atasnya ditaburi keju dadu dengan keripik singkong dan ditambah nugget spesial, dan fokus pencicip saya kali ini mba.galuh temen sekamar di kostan dan tanggapannya?

saya : "gimana mba galuh rasanya? engga pedes kan ya?"
mba galuh : "emmmhh engga begitu pedes ya."
saya : *dalam hati: alhamdulillah* :)

tapi beberapa menit kemudian,

mba galuh : "huuuh haaah huuuuh haaaaah." *kayak yang kepedesan*
saya : "kenapa mba galuh?"
mba galuh : "aaaa baru berasa pedesnya sekarang. aaaah huuh haaah."

#okefiks, mba galuh kepedesan juga.

spaghetti yg saya pikir jauh dari kata pedas -__-"

agaknya saya belum berhasil bikin spaghetti dengan saus yang tidak 'pedas'

Tidak ada komentar:

Posting Komentar