Rabu, 23 Januari 2013

sepenggal koma

kalau ditanya, siapa yang tidak pernah menyakiti? 
ku bilang itu adalah kata dan susunan alfabet yang dengan sengaja atau bermodal bisikan hati yang menyeruak dan lalu menyimpul seikat harap dalam hati yang berhasil keluar dari gerumunan pelik hidup, bukan arogansi yang ada tapi sebilah harap untuk terus bisa bersama tanpa sedikitpun memenggal rasa untuk bisa muncul sendiri.

mengapa? 
karena didalamnya ada bumbu yang kita racik sendiri, meletakkan tanda koma sebagai isyarat belum ingin berakhir atau sekedar benar-benar memastikan bahwa tanda titik adalah pilihan paling bijaksana untuk berhenti.

"ketika diantara 2 jalur untuk terus bersama koma atau beralih memilih titik."
-saya-

sudah lalu

sudah yang lalu desember, menapaki bulan baru yang sebentar lagi akan menjadi halaman 'yang lalu'. masih banyak yang ngendok di draft, masih sibuk diracik dengan bumbu yang pas biar tidak terlalu kekurangan dan berelebihan. sederhananya sedang dipersiapkan. yang terpenting sekarang tiket pulang sudah ditangan, duduk di bangku nomer 1, bangku depan favorit setiap pulang.

Temanggung tunggu yaa, maaf kepulangan untuk semester ini jauh lebih lama dari semester sebelumnya. ada banyak hal yang harus dituntaskan.

Kamis, 03 Januari 2013

mantra

"Simsalabim abrakadabra syupampampim bumbumpimpumpam syaalalalaaa."
-mantera-

kalau punya kesempatan lebih, mau saya ubah kamu untuk bisa menjadi sosok kamu yang biasanya.

sayang tidak sesederhana ya,

mantra.

ikan feat bayem

"baru nemuin satu ini, kalau ternyata ikan suka makan bayem. bahkan seporsi bareng sama tempe orek sekalipun. hahahahhahaaaa"
-manusia ikan-

hayo,pilih mau senyum apa ketawa ? :)
janji 2012 masih ada yang belum dilunasi. haha semangat.

pecut

seperti pak kusir lalu melecutkan senjata pamungkas agar kedua kuda binaannya bisa melaju lebih kencang lagi, kencang dan bahkan jauh lebih dan lebih dari biasanya. Bukan berhenti, sebab kalau berhenti siapa yang akan berjalan memberi motivasi dan lalu yang tidak hanya duduk terdiam tapi bahkan membantumu bangkit kembali,

"seimbang kok pris, semacam timbal balik, lu dibikin ketawa ya someday lu dibikin nangis. tapi pas lu nangis tenang aja, kayak kata lu aja, Allah punya sejuta cara kan bikin lu ketawa lagi persis kayak sekarang. padahal sejam lalu lunya nangis dan sakit. trus mereka? nggausah ambil pikir, punya Allah yang Maha Pencipta Skenario Terbaik seantero jagad raya ini kok."
-seorang kawan (baik)-

maaf kalau kadar emosinya kadang masih belum terkontrol, tapi jujur kok bukan tipikal orang yang bisa nangis dan marah dalam satu siklus sekaligus. maaf masih belum bisa tangguh dan terpaksa menghadirkan pikiran negatif-negatif yang harus diluruskan kembali ke jalannya semula.

"kita awal kesini-dipertemukan-diperkenalkan dan lalu dipersatukan dalam satu frasa 'keluarga', se-keluar-nya dari sini gelarnya juga harus sama, tidak boleh dicoret dan lalu diganti tetapi boleh ditambahi 'keluarga sepanjang masa."
-kepadanya-

harus lewat fase seperti ini dulu, supaya bisa lebih memahami kadar emosi dari tiap masing-masing individu. harus dicambuk lewat teorema 'hubungan antarpribadi' dulu, baru sekiranya bisa paham bahwa kejadian seperti ini tidak semestinya terulang kembali di masa yang akan datang. harus seperti ini dulu, agar nantinya bisa memetik hikmah dari setiap pengalaman, bukan yang baik-baik saja tapi lewat yang dirasa 'nge-jleb' lalu bisa diminimalisir dari sekarang biar engga jleb-jleb lagi kedepannya.

ya, sedang dipecut agar bisa lebih giat membenahi diri.

masih tetap pada arah senja yang sama kok, meski sekarang condong sudutnya sedikit bergeser dari tempat semula. :)