Jumat, 15 Maret 2013

sekembalinya kamu

-untuk seorang sahabat yang tengah melewati fase ketangguhan dan keikhlasan pada taraf yang jauh lebih tinggi, bersemangatlah sebab Allah menyayangimu dan menunjukkanya dengan kamu bisa melewati segala maca bentuk permasalahan yang ada-

saya sakit, sebab apa yang dirasakan sudah pernah lebih dulu saya rasakan. seolah saya flashback kemasa dimana saya yang sedang menjadi pemeran utama. tangisannya sama, satu dua hari setelahnya masih ada dan bahkan tidak bersisa, bayangan dan ingatan akan sosok yang sudah lama bertahan memang bukan sekelibat angin yang begitu saja bisa dihempaskan. kekal keberadaannya dalam ingatan. sulit bukan? terjepit dalam sebuah celah yang kedua sisinya dihadapkan pada jurang. miris kalau saya bilang keadaan saya yang demikian.
bergerak yenn, jangan pernah berhenti.
harus bisa dan keluar dari zona yang sampai sekarang ini terus membebani.
sebab bukan semestinya dia yang bisa menjadikan tangisanmu keluar tanpa henti.
sebab bukan semestinya dia yang membuat semangatmu kian hari terkikis.
sulit mba pris, :(

bukan sulit sayang, tapi memang harus lewat proses dulu. harus disadari dulu dari sisi positif kenapa semuanya ini bisa terjadi. sebab ini termasuk kejadian yang tidak akan pernah kamu duga sebelumnya bukan?
harus lewat dia dulu untuk bisa belajar rasa sakit, jadi kesininya ngga boleh yang namanya menyakiti, karena kalau disakiti itu mesti akan terasa sakitnya. jadi intinya sedang dipersiapkan untuk bisa jadi lebih baik dulu, yenni.

harus lewat dia dulu untuk bisa memahami, bahwa lagi-lagi segala sesuatu kembali pada diri kita sendiri. harus bisa lebih selektif dalam membina hati, harus bisa lebih mawas diri, harus bisa lebih bisa menjaga apa yang sudah Allah beri dengan cuma-cuma. sebab hati bagian paling riskan yang ada pada manusia, yen.

harus lewat dia dulu untuk kamu bisa menerapkan secara langsung ilmu sabar, ilmu ikhlas, ilmu legowo, ilmu syukur yang dengan kombinasi kesemuanya pasti akan membuat hatimu jauh lebih tenang yen, percayalah.

tapi mba.. :(

sudah ya yen, ayoo senyum, jangan pernah biarkan lagi airmata kamu keluar sia-sia. harus positif thinking mau bagaimanapun keadaannya, sebab Allah selalu memberikan makna/hikmah dari setiap kejadian yang ada untuk hamba-hambanya.
sebab dari sini seorang kamu, 
sedang dipersiapkan untuk menjadi wanita tangguh kok yen, wanita yang ketika menghadapi akar permasalahan bukan malah membiarkan akar itu menguat dan merobohkan bagian lainnya, tapi akar itu pelan-pelan dilibas dengan kesabaran dan keikhlasan yang sampai akhirnya bisa tersapu bersih tanpa sisa.

sedang dipersiapkan untuk menjadi wanita super yang memang kuat menghadapi hantaman ombak layaknya batu karang, yang tidak akan pernah roboh diterpa angin, yang akan selalu bisa menghadapinya dengan senyum keberanian.

sedang dipersiapkan untuk menjadi wanita tegar yang nantinya bisa mendampingi suami dan menjadi penopang hati anak-anakmu kelak.

janji Allah nyata untuk hamba-hambaNya yang mau berusaha selagi masalah datang yen, sebab itu cara Allah menunjukkan rasa kasih sayangNya, sebab itu cara Allah memberi tahu kamu akan sesuatu hal yang ternyata memang baik dan tepat untukmu dan yang harus kamu tinggalkan sebelum semuanya semakin tidak meng-enak-kan hati.
"Sebab kamu selalu punya Allah, yang tidak akan pernah membiarkan kamu berjalan sendiri di dunia ini."
-saya-
jangan pernah berjalan mundur ya yenn, yang ada dilembaran lalu cukup jadi arsip pengingat bahwa banyak hal yang harus bisa diperbaiki untuk chapter selanjutnya.

sekembalinya kamu dari yang dulu, harus ada kamu yang baru yang kiasannya jauh lebih baik dari yang dulu, yang segalanya harus memang ada bagian yang meningkat dari sebelumnya, dan yang seterusnya bisa tetap semangat merenda hari.

semangat untuk menjadi wanita luar biasa yaa... pasti bisa :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar