Kamis, 04 April 2013

dunia dua

saya akan dengan bangga mengatakan tentang dua dunia yang saya punya, dari keduanya selalu memberikan korelasi apik dan dengan khasnya tersendiri. mulai dari cara bertegur sapa dan lalu cara memahami isi hati.

saya sudah melakukannya lebih dahulu dengan rekan saya fadila, 6 huruf tanpa tanda koma yang seringkali bikin saya 'mikir' kalau sudah cerita tentang penggalauan emmm maksud saya sesuatu yang dia risaukan. bahkan sampai sekarang saya masih terlampau suka untuk membahasakannya secara implisit, dan syukurlah kalau dia bahkan masih bisa menafsirkan ke-implisit-an bahasa saya, yaa walaupun terakhir kali nih ya, baru ini dia sms dia mengalami kesulitan tafsir efek uts yang merajalela.

dan sekarang partner saya tambah lagi, keluarga korpus, namanya inge baru-baru ini sih aktif nge-blog tapi jujur saya merasa punya waktu tersendiri untuk berbagi dengannya, berbagi dalam kancah waktu yang untuk kita sulit sekali dipertemukan, tapi yang malah asyik sendiri sekarangnya berbagi lewat dunia dua.

gampangannya,
saya posting tentang sesuatu yang saya tujukan untuk mereka, dan lalu mereka memposting balik tentang segala sesuatu yang mereka ingin respon terhadap umpan yang sudah saya beri sebelumnya

dan begini contoh komunikasi dua arah dalam dunia dua yang saya ciptakan sendiri.

dari inge :
http://ingekarmali.blogspot.com/2013/04/buat-mba-pris.html?spref=tw
lalu saya jawab
http://pristysukma.blogspot.com/2013/04/dari-seorang-sahabat.html
dan inge merespon balik
http://ingekarmali.blogspot.com/2013/04/seperti-ini.html?spref=tw

so far seru sih, dan ini bisa mengurangi rasa 'kangen' karena tidak selalu bisa tatap muka secara langsung untuk lebih open bicara dari hati ke hati.
"Sejauh apapun, dunia dua masih bisa mendekatkan. terimakasih Allah."
-saya-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar