Senin, 08 April 2013

pesan yang (mungkin) (tidak akan) pernah tersampaikan

Bogor, 7 April 2013
18.56
kepada : Pusat Bumi

Maaf, apabila lagi-lagi saya harus membuat kamu merasa tidak nyaman, lagi-lagi harus berbuat yang mungkin mengganggu kamu, merecoki setiap detik waktu yang kamu punya, sekalipun bahkan mungkin membuat kamu malas atau risih atau apapun itulah yang membuatmu tidak nyaman denganku

Maaf, kalau saya harus bersikap demikian kepadamu, mungkin kalau selintas orang bilang 'modus', atau entah berbagai macam lintas pikiran yang mungkin kamu pikirkan kala itu. maaf untuk membuat kamu berprespsi demikian terhadapku, tapi sungguh daya magnetku terbentuk sendiri, dan memang pusat buminya adalah kamu.

Maaf, kalau saya bertingkah terlalu jauh (mungkin), namun saya juga tidak tahu, spontan apa yang saya lakukan, sms untuk mengingatkan agar kamu tidak lupa makan, ataupun yang lain sebagainya, yang mungkin akan menimbulkan sangkaan 'sok perhatian' atau apapunlah itu macamnya.

Maaf, karena saya bersikap demikian terhadapmu, entah apa yang ada dipikiran saya, hanya saja jujur, saya tidak mau kamu harus sakit, tidak ingin kamu telat memberi asupan kepada tubuhmu sendiri sebab seringkali saya mendapatimu makan dimalam hari dan ternyata itu adalah hasil akumulasi seharian tadi. saya punya maag, dan itu sakit-tidak mengenakkan, saya hanya tidak ingin kamu merasakan hal yang sama dengan yang saya rasakan. kalau bisa dicegah mengapa harus diobati bukan? ya, saya peduli.

Maaf, maaf kalau saya berlaku yang berlebihan, selalu merepotkan kamu dalam segala hal, maaf saya benar-benar ingin minta maaf.

jujur, baru sekali ini saya bertindak demikian. berlaku dengan seorang yang bahkan tidak mengalir dalam pipa kapiler saya darah yang sama, yang mungkin bisa di-eja saling mengenal dalam skala waktu ini. tapi lagi-lagi tidak tau apa alasannya, saya merasa nyaman. nyaman untuk selalu meyakinkan diri bahwa kamu harus baik-baik saja dan tidak boleh kenapa-kenapa.

Maaf, saya berlebihan
Maaf sekali lagi untuk ketidaknyamanannya.

Saya peduli terhadapmu, entah dalam takaran yang bagaimana. 
saya peduli dan tidak ingin sesuatu hal buruk terjadi padamu.
 ----
"me on my period make me think every act that happened from myheartpointofview, not my logic, so sorry if there any missunderstanding."
-me-

mungkin memang ini akan tetap jadi pesan yang tidak pernah tersampaikan. :")

Tidak ada komentar:

Posting Komentar