Jumat, 31 Mei 2013

tentang mimpi (kita)

"Jangan sampai keberadaan abang malah justru menjauhkan pris dari mimpi-mimpi pris, tapi justru pris harus bisa mewujudkannya."
-abang tersayang-
iyaa, kita sama-sama berjuang ya,
dengan mimpi-mimpiku, mimpi-mimpimu, dan mimpi-mimpi kita :)

kamu hanya butuh untuk bisa percaya :)

"Abang ngga ikut mini conference-nya ya, abang ngejar seminar biasa ya di akhir juni nanti soalnya ini bener-bener butuh waktu buat outputnya, masih ada yang belum jalan di bagian paralelnya, masih butuh waktu agak lama."
-aditya erlangga.sudah tidak jomblo lagi.eh-
jadi ceritanya si abang yang satu ini lagi gegalauan perihal skripsinya, maklum sekarang udah ngga jamannya ngegalauin masalah hati soalnya hatinya sudah diselamatkan dari lautan galau oleh ibu peri *eh~, yaa intinya sekarang di Ilmu Komputer untuk mahasiswa tingkat akhir akan diadakan mini conference gitu semacam seminar tapi bareng-bareng dan waktunya relatif lebih cepet juga dibikin seefisien mungkin dan memudahkan mahasiswa tingkat akhir untuk bisa sesegera mungkin mendapatkan gelar sarjananya.

banyak keuntungan sih yang didapet kalau ikutan mini conference yang paling kerasa ya masalah waktu. jadi mahasiswa tingkat akhir bisa lebih cepet seminar-lebih cepet ngurus sidang dan udah tinggal nunggu SKL keluar-diwisuda dan yaaa gelar sarjana resmi bertengger di belakang nama setelah tanda koma. yaaa gitulah, dan si abang tersayang ini lagi bingung-semi galau karena untuk skripsinya sendiri yang notabene isinya kodingan paralel masih menemui jalan buntu di masalah keluarannya.

jujur nih ya, saya udah diceritain berapa kali sama beliau soal tugas akhirnya itu, emmmmm pusing sih *soalnya saya masih newbie-masih cupu-masih polos ngga tau apa-apa, tapi seenggaknya sedikit banyak saya pahamlah dibagian mana yang masih harus segera diselesaikan dan persoalan-persoalan yang sekiranya muncul dan menghambat proses penyelesaian skripsi beliau.

sampai suatu hari tepatnya dua hari yang lalu berbicara tentang keraguannya yang muncul dan memupuk jadi satu, di salah satu anak tangga pojok mipa saat berjalan turun,
"Pasti bisa kok, pasti ada keajaiban, tinggal kamunya aja harus bisa lebih percaya sama Allah. semuanya bisa terjadi. kalau jatahnya kamu ikut mini conference ya kun fayakun kan, jadilah maka terjadilah."
-celotehan saya kepada yang tersayang-
lalu kemudian hari ini,
Dari : Yang Tersayang :)
Tanggal : 31 Mei 2013
Nomer : +628xxxxxxx

Alhamdulillah yang, paralelnya jalan.
saya cuma bisa senyum, senyum sumringah dapet kabar baik darinya siang tadi, lalu kemudian berkabar sore harinya langsung menemui dosen pembimbing skripsi dan lalu,
Dari : Yang Tersayang :)
Tanggal : 31 Mei 2013
Nomer : +628xxxxxxx

abang masih di pa endang. positif ikut mikon nanti..

kun fayakun kan ya?

kalau Allah memang sudah berkehendak, sekalipun itu diluar batas pemikiran manusia "kenapa ini bisa terjadi" ya pasti memang akan terjadi. meskipun itu memang butuh proses yang tidak biasa, butuh kekuatan hati untuk terus bisa bertahan dan mengupayakan apa yang sudah dicita-citakan sejak lama, butuh ketahanan untuk bisa terus bangkit dan tidak menyerah begitu saja pada keadaan. 

bener kata aku kan ya?
kamu hanya perlu sedikit lebih percaya tentang apa yang kamu impikan itu bisa menjadi nyata,
tidak pernah berhenti berharap pada Allah, dan menyerahkan segala sesuatunya.

selamat ya sayang, untuk segala bentuk perjuangan yang sudah kamu lakukan dan akhirnya bisa segera direalisasikan. jangan pernah berhenti dan menyerah meskipun limit waktunya sudah sangat dekat, meskipun kesempatan untuk meraihnya tidak sama dengan yang lain, meskipun porsimu lebih sedikit daripada yang lain untuk bisa menyelesaikannya.

logikanya, aku lembur 3 hari 2 malem untuk gerakan aerobik yang semestinya dikejar selama 3 minggu latihan full, dan ternyata aku bisa dan lalu juara. berarti dengan kapasitas yang sama dengan waktu 3 hari yang tersisa kalau kamu bisa mengerahkan seluruh energi dan kemampuanmu kamu pasti juga bisa menyelesaikan targetan mini conference yang memang sudah dicap jadi mimpi sejak dulu. semangat, kamu pasti bisa, aku percaya itu.

ya,

"terkadang kamu tidak perlu banyak bertanya bagaimana ini bisa terjadi, karena memang ini pasti bisa terjadi."
-pepatah-

fabiayiallairabbikumatukadziban, 
lalu nikmat TuhanMu mana yang kamu dustakan sayang?

kamu harus berjuang, sekali lagi dan percaya beribu-ribu kali :)

Rabu, 29 Mei 2013

firasat

Aku mengetahuinya sejak berjumpa pertama kali. Aku mengetahui aku akan jatuh hati. Aku merasakannya sejak ia mendekat . Aku merasa kami akan menjalin dan mengikat .

mengkikis

ada yang strukturnya berubah secara perlahan, padahal baru kemarin disinggung tentang bagaimana pentingnya ilmu berbagi, baru kemarin juga dirasa saling mempresepsikan diri untuk belajar mencoba memberikan bahagia-berbagi duka lara sebagaimana porsinya.

"Jangan terlampau sibuk sendiri, aku yang ada dan bisa dibagi segala."
-aku-

aku terlampau sakit yang melihat kamu diam-diam memendam dan tanpa secuil penjelasan pasti.

aaah, aku harus bisa memastikan kamu baik-baik saja nanti.

Selasa, 28 Mei 2013

(barusan) ditegur

F : "lama ngga update."
P : "apanya? blog ya? hehe"
F : "iyaa, apalagi biasanya rajin bukan?"
P : "hehe.." *jleb*
ya, (barusan) ditegur (lagi) untuk bisa kembali produktif di dunia tulis menulis. bukan engga nulis lagi, cuma ada media yang sekarang sudah sampai tiga digit angkanya yang harus diselesaikan lebih dulu. sebab kisahnya tidak bisa sepotong-sepotong.

tapi saya akan coba untuk menulis lagi, disini.

Senin, 27 Mei 2013

satu tiga dan tanda koma

sebenarnya sama saja dengan kebanyakan hari yang sudah dijalani, masih sama dengan kebiasaan-kebiasaan makan di malam hari bila terbangun dan perut tidak lagi bisa diajak berkompromi. masih sama dengan aku dan kamu yang terpisah dunia dan sibuk di masing-masing ego ciptaannya sendiri.

lalu satu tiga mengubah yang semula titik menjadi koma dengan banyak spasi dan membentuk serentetan kalimat diksi tanpa henti.

entah apa yang menjadikan sebuah malam dalam bujur satu tiga yang kamu jadwalkan dua minggu yang lalu menjadi sangat teristimewa, rasa-rasanya dua bulan tiga belas hari memang bukan waktu yang singkat untuk kamu menganalisis dan begitu pula denganku. 

hingga ujungnya kamu dan aku sepakat untuk menjadikan kita sebagai awalan yang baik untuk apa-apa yang terjadi sejak saat itu dan dua minggu kemudiannya (sekarang) dan lalu kedepannya (nanti).
masih seumur jagung, sayang
masih banyak yang harus dibenahi,
sedang tahapan proses memantaskan diri, bukan?
yang jelas adalah aku tidak akan pernah berhenti berjuang untuk kamu yang jelas-jelas mau memperjuangkan sebagaimana mestinya. dan yang pasti sekarang segala macam bentuk keputusan dilihatnya dari berbagai macam sisi. sudah harus bisa melibatkan satu sama lain dan saling menguatkan keduanya.

kita baik-baik ya, ini proses yang tiadak mengenal kata akhir sebelum akhirnya sampai di tujuan puncak.

-dari yg mencintaimu tanpa tanda titik-

berganti cerita

dan ceritanya dimulai dengan abjad pertama kemudian disusul dengan huruf kelima. yang dari keduanya membentuk nama yang sekarang tidak akan lagi canggung-canggung memanggilnya 'sayang' atau sekedar sipu malu-malu dari kami keduanya yang seringkali ditanya, 'wah sudah tidak sendiri lagi.'

bukan perihal yang lalu akan sesumbar bagaimana-bagaimananya setiap hari toh kami manusia biasa ini yang akan tetap menjadi pribadi dari masing-masing kami sendiri dan tidak mencoba menjadikan apa yang ada sekarang sesuatu yang terlampau untuk kami sendiri.

sudah berulang kali menyamakan suhu dan hasilnya satu, memang rasa nyaman yang timbul tiada berkesudahan.
"Semoga ikatannya terjaga, sampai nanti, sampai benar-benar menjadi yang halal untuk masing-masing pihak. sampai akhirnya Temanggung menjadi tempat yang akan di tuju dalam skala prioritas jangka panjang kedepannya."
-kamu-
baik-baik selalu ya kita :)

Kamis, 16 Mei 2013

jadilah, untuk bisa lebih percaya

capturan tweet mbak infra yg bikin saya sedih :")
baru kemarin pulang dari Bogor, ada kalau 3 hari 2 malam bersama disini, satu harinya tidak bisa mengulum malam sebab harus dipisahkan dengan jarak kostan. dan baru saja bersliweran lagi di timeline kicauan, muncul tweet embak yang cukup bisa jadi jawaban atas apa yang tadi saya rasakan.

"Pantes kepengen nangis ya, rupa-rupanya mbak infra.nya habis nangis."
-saya-

mbak baik-baik sajakah? apa yang sudah terjadi?

dari kicauanmu berkata kamu menyesal karena telah menyia-nyiakan sesuatu yang mungkin sebenarnya bisa kamu lakukan secara maksimal, benar begitu kah? ada apa gerangan?

mbak baik-baik sajakah? apa yang sudah terjadi?

mbak tau?
jadilah, untuk bisa lebih percaya terhadap apa yang sudah embak miliki sekarang, segala sesuatu yang mbak mampu bisa lakukan secara maksimal, kekuatan-semangat-harapan yang mbak selalu kobarkan. percayakan sekali lagi terhadap apa yang embak bisa kerjakan sebaik mungkin.

jadilah, untuk bisa lebih percaya kepada apa yang embak yakinkan, jangan pernah takut dan merasa kurang dengan segala apa yang embak miliki. embak sempurna dengan segala macam bentuk kekurangan yang bisa embak kuasai dan jadikan itu lecutan untuk bisa terus maju kedepan. ya mbak, adekmu ini yakin embak luar biasa bisa menghadapi segala sesuatunya dengan cara terbaik dan pilihan yang mbak tempuh.

bersemangatlah, jangan bersedih, semuanya yang terjadi pasti bisa diambil pembelajarannya. dari banyak sisi bisa diserap dan bisa dijadikan motivasi tersendiri untuk bisa terus menjadi yang terbaik versi embak.

jangan bersedih, jangan menyerah, bergerak dan berjuanglah mbak.

gerakanmu tak terbatas, dan libas semuanya tanpa celah :)

-dari yang selalu menjagamu meskipun bentangan jarak tak lagi bisa terelakkan-

berhenti berlayar

kamu tau berlayar adalah sebuah perjuangan paling keras yang harus ku lakukan dalam beberapa tahun terakhir ini. berlayar menghempas ombak yang datang bergantian, yang mungkin skala datang dan perginya tanpa pernah berkabar.

kamu tiba-tiba datang, menghentikan segala perjalanan panjang yang sudah aku rancang sedemikian sehingga kokoh dan kuat bertahan. kamu tiba-tiba datang menanyakan segala sesuatunya terperinci juga perihal hati, dan aku hanya bisa diam tersipu malu-malu sembari memberi banyak arti.

kamu ternyata tidak menyerah sampai disini, kamu berjuang berkelana dan turut serta dalam gemelut yang aku ciptakan sendiri. kamu tidak rapuh, aku yang ada. kamu hanyalah kuat yang membangkitkan aku yang jatuh, mendekatkan yang semula terlampau dengan bentangan jarak yang jauh, dan senyum harapan yang dari dulu aku doktrin pupus.

"Aku percaya kepadamu, dan menyerahkan hatiku untuk kamu jaga sebaik-baik yang kamu bisa. jaga aku yaa."
-teruntuk kamu-

dan lalu kita bersama, mengulum senyum berdua, aku kamu dan lalu kita.

Selasa, 14 Mei 2013

Symphony No 1 in E Minor

kombinasi nadanya ada 3, E-G dan B, dan dari ketiganya itu saling berkorelasi-berkesinambungan yang bila salah satu diantaranya tiada bisa dipastikan tidak akan membentuk suatu harmoni.

"Pris tau kenapa B? soalnya E minor ngga akan pernah jadi E minor tanpa nada di B."
-pusat bumi-

semoga berjalan sebagaimana mestinya setelah kata 'ya' muncul dari kedua belah pihak. percaya dan menjalani apa adanya. sama-sama mempunyai mimpi yang harus segera direalisasikan dan benar-benar diperjuangkan.

terimakasih bijaksana.

yang kamu harus tau!

ada yang secara sadar atau tidak sadar kamu izinkan masuk perlahan, menyelinap dan membiarkannya tumbuh sebegitu hebatnya dengan yang disebut-sebut komitmen. ya, ketika dua kepala disatukan dalam visi misi yang sama dan dijadikannya tujuan akhir yang dirangkai dalam segurat kata ' mimpi bersama '.
ayoo berjuang untuk mimpi-mimpimu, mimpi-mimpiku, dan mimpi-mimpi kita bersama.

13 Mei 2013.kamu.aku.kita

Sabtu, 11 Mei 2013

ada yang ditunggu

selalu ada yang ditunggu dari setiap pekan yang aku himpun dalam 7 hari yang tiada pernah berkesudahan. tentang kamu yang bisa menyelinap datang secara tiba-tiba lalu menawarkan pesan.

besok hari sudah datang, sampai sekarang seorang kamu masih cukup bisa membuat saya penasaran atas apa yang nanti kamu akan tunjukkan.

semoga bukan harapan yang hanya dibiarkan tumbuh terlalu tinggi.

quotes

"Yang (mungkin) kamu lupa adalah bahwa titik dua dengan kurung tutup setelah tanda tanya akan terasa jauh lebih menyakitkan ketimbang dengan tanda tanya yang berakhiran dengan titik."
-seperti butuh jawaban sesegera mungkin-

berbincang

saya rindu berbincang dengan kamu, tentang sekepul mimpi yang saya jemput sepekan yang lalu, berpindah tentang kamu yang sampai sekarang berhasil menyusuri sampai pintu terakhir dalam hati. saya sudah beri kunci padamu, kunci sakral yang tidak saya beri kepada siapapun sekalipun mereka meronta meminta, saya lebih memilih untuk menitipkan kunci (hati) ini kepada kamu. 

terimakasih untuk segala macam bentuk perhatian yang sudah terlaksana dengan baik, tentang rindu mengepul yang berasap dan berseksima tinggi, tentang lagu dan musik gaya baru yang akhirnya bisa melekat dalam diri. tentang hujan dan lampu kota yang seringkali kita jelajahi berdua tanpa henti. lalu perihal taman bunga dan kamu yang nantinya bisa merangkap menjadi kita untuk episode selanjutnya.

aku menyayangimu

bogor-hujan-petrichor-dan kamu.

Rabu, 08 Mei 2013

yang kebanyakan tidak sadar

"dari sebagian mereka ada yang lupa, bahwa mimpi seharusnya dibiarkan menyala-nyala, diteruskan-diperjuangkan dan dijadikan nyata"
-saya-

Selasa, 07 Mei 2013

#DLAS -Dream-Learn-Act-Share- part 1

---untuk mereka yang percaya bahwa mimpi-mimpi yang ada harus diperjuangkan---

lagi-lagi dan tidak akan pernah lelah dan berhenti untuk mengingatkan pada siapapun yang mempunyai mimpi, bahwa sekalinya mimpi itu terbersitkan dalam pikiran dan dilecutkan pada bagian hati, itu adalah langkah awal untuk bisa terus diperjuangkan dan dijadikan nyata, bukan sekedar mengendap dan membiarkannya lebur dan tetap menjadi mimpi.

saya memiliki mimpi, -bagi sebagian orang mungkin- menganggap mimpi saya yang satu ini muluk-muluk, yah acapkali bisa disamakan dengan si pungguk yang merindukan bulan. pergi ke negara orang hanya bermodalkan dengan tulisan. 

saya banyak mengikuti seminar-seminar, yang kurang lebih isinya mendatangkan orang-orang kompeten dalam bidangnya dan memotivasi yang hadir untuk bisa mencoba jejak langkahnya bertandang ke negara seberang dengan tulisan-tulisannya. Mbak Infra -kakak kandung saya- sudah lebih dulu mencobanya, bertandang ke negara vietnam dengan modal suara emasnya, kala itu menyabet gelar juara dalam kompetisi paduan suara mahasiswa universitas diponegoro skala internasional.

fine, suara saya tidak jauh berbeda, tapi bisa saya pastikan passion saya bukan disana. berulang kali saya bilang dan yakinkan diri saya sendiri tentang mimpi saya -yang terlalu tinggi- ini, tentang bagaimana saya bisa mencapainya dalam kapasitas diri yang saya punya, tentang sekeras apa saya harus memperjuangkannya.

"Kalau mbak bisa diusia 20 tahun menjajah negeri itu, logikanya adek juga bisa. kita lahir di tempat yang sama, dari rahim Ibu yang sama, mimpi yang sama dengan cara yang berbeda. bersemangatlah dek untuk mimpimu, kejar sampai kamu bisa benar-benar mewujudkannya."
-Mbak Infra setahun yang lalu. masa-masa mahasiswa baru-

saya terpicu dengannya, dengan segala apa yang memang Mbak Infra usahakan sampai titik darah penghabisannya, saya tau bagaimana keringatnya mengalir tanpa henti setiap harinya, saya melihat kantung matanya yang selalu berhasil disamarkan dengan senyum tipisnya, saya merasakan betapa kerasnya dia berjuang untuk mimpi-mimpinya.

dan saya mulai percaya dengan mimpi yang saya tuliskan, di kamar pertama saya di asrama TPB IPB, tentang mimpi menjamah negeri seberang, dan lalu saya reka ulang kembali di kamar -yang juga- pertama saya sepindahnya saya dari asrama TPB IPB, kamar kostan dan segala macam bentuk atmosfer lainnya.

"Buk, doakan nggeh bissmillah tahun ini adek akan mengejar mimpi adek yang itu, tepat 20 tahun ini tulisan adek yang akan mengantarkan adek kesana, doakan adek nggeh buk."
-percakapan via telepon dengan Ibuk tepat usia berganti menjadi kepala 2-

saya belum pernah memulai sebelumnya, masih sebatas angan untuk mulai melakoni apa yang saya impikan. sampai akhirnya Allah mempertemukan dengan orang-orang hebat dan berpassion juga berkomitmen tinggi untuk mimpi-mimpinya, ternyata mimpinya sama, mimpinya satu, dan dari banyak kekuatan yang dijadikan satu tentulah bisa menjadi kekuatan super yang tiada habisnya. saya sangat berterimakasih untuk kekuatan itu. 

sampai akhirnya saya beranikan untuk menuliskannya sekali lagi, sebagai pengingat diri bahwa ada mimpi yang harus sesegera mungkin diwujudkan. bahwa ada mimpi yang harus bisa benar-benar diperjuangkan. mimpi yang tidak boleh dipadamkan begitu saja, mimpi yang dibiarkan hidup sampai akhirnya benar-benar bisa terus menyala-nyala.

ditempel pertama kalinya didinding kostan pas resmi pindah dari asrama tpb, mimpinya nyata :")

keberanian itu muncul karena saya tidak pernah sendiri, Allah senantiasa bersama dan menghimpun saya bersama mereka yang super yang pada akhirnya menjadi penyokong-pewujud mimpu-mimpi saya. bersamanya saya menghabiskan 4 hari 4 malam dengan kantung mata tak ter-elak-kan. dengan shift yang dibagi secara berurutan, dan dengan komitmen tinggi bahwa mimpi kita layak untuk diperjuangkan.


sampai akhirnya surat elektronik itu sampai,

Sabtu, 23 Maret 2013
jujur, dari sekian surat yg pernah datang ini surat pertama yg bikin merinding dan nangis pas bacanya :")
dan hanya senyum-tangis-bahagia dari masing-masing kami.
"Fabiayiallairrabikumatukadziban, pris."
euforianya terasa, bahkan sampai saat ini. Allah Maha Luar Biasa.

setelahnya menelfon Ibuk lagi dirumah,
Saya : "Ibuk papernya lolos, adek diundang untuk presentasi bulan april nanti di Taiwan buk."
Ibuk : "Alhamdulillah dek, YaaAllah, Alhamdulillah... semangat terus nggeh dek, Ibuk seneng."
memang benar ya, tidak ada yang lebih bahagia dari sebuah kabar yang bila disampaikan kepada mereka -yang sudah membesarkan kita sampai sejauh ini- akan membuat mereka tersenyum, dan merasa bahwa apa yang sudah mereka perjuangkan tidaklah sia-sia. (Ayah-Ibu)

membenarkan kata-katamu waktu itu, mbak.
"bahwa mimpi itu memang harus dibiarkan menyala-nyala, harus diperjuangkan sebagaimana mestinya sebuah mimpi bisa membuatmu jatuh menangis sampai bangkit dan kemudian tertawa bahagia. bahwa mimpi itu kekuatan terbesar yang dimiliki manusia-manusia yang benar-benar menyadarinya."
terimakasih Allah, 
terimakasih Ibuk-Bapak-Mas Sendi-Mbak Infra mybestfamilyever
terimakasih superteam Meylinda Nur Puspita-Selma Siti Lutfiah, kantung mata dan shift 4 malam tidaklah bisa dilupakan, untuk jerih payahnya terbayar sudah.
terimakasih Core I-48, keluarga ilmu komputer 48, bahwa kita mempunyai mimpi yang harus benar-benar kita perjuangkan, terimakasih untuk perhatian dan segala macam bentuk bantuan yang selama ini diberikan. kalian keluarga super.
terimakasih kamu yang masih menjadi pusat bumi, yang selalu menjadi motivasi sendiri untuk bisa lebih memantaskan diri.

"Saya saja percaya pada mimpi-mimpi saya, percaya Allah akan mengirimkan segala macam bentuk bantuan untuk saya bisa mewujudkan apa yang saya impikan, lalu bagaimana dengan kamu? apa kabar mimpimu hari ini?."
-saya-

berbahagialah bagi kamu yang mempunyai mimpi dan tengah berusaha untuk mewujudkannya. 
jangan menyerah, punya Allah kan?

Minggu, 05 Mei 2013

prepare

"Maybe I’m too late to be your first. But right now, I’m preparing myself to be your last."
-me.you.the day-

bukti!

sekalinya kelegaan itu muncul bukan karena kamu yang sudah menyelinap dan menyeruak, tapi sebuah pertanyaan besar yang bisa dirasa menjadi bagian paling mudah untuk menjatuhkan mental tidak lagi perlu ditakuti. kebenarannya sudah terungkap, entah begitu di share dengan beberapa pihak ada berbagai macam respon.

"Sudah biasa dengan pro dan kontra, tapi setidaknya bukti muncul dengan sendirinya, bukan dari siapa-siapa tapi dari sumber aslinya, dan bisa diuji ke-valid-annya."
-me-

kamu tau saya lega?

lega karena prasangkanya salah, maaf selama ini harus hidup dalam asas praduga tak bersalah yang diciptakan sekelilingmu dan padahal bukan seperti itu yang semestinya.

sepertinya harus memulai pada hipotesa baru sebelum akhirnya mendapatkan kesimpulan yang benar-benar tepat :)

five ways to win your heart

jadi ceritanya dapet challenge nih sama kak vita, disuruh posting selama 30 hari tapi sekarang untuk tema per-harinya udah ditentuin. *maaf belum sempet capture gambar dari ke-30 temanya* dan untuk kesempatan yang pertama itu temanya tentang,

five ways to win your heart

hahaha, kalau posting temanya ini jadi gimana gitu ya, tapi emmh, okedeh mau saya coba menjabarkannya secara singkat padat jelas, alih-alih nanti ada yang mau coba ikutan seleksi jadi penjaga hati saya, #eh #bukanpromosi, hahaha..

emmh, kalau ditanya 5 hal atau apapun yang bisa memenangkan hati saya, mungkin ini yang bisa saya rangkum jadi 5 -padahal tadinya kalaupun di resume ngga cukup cuma jadi 5 point doang, hehe

1. Cukup ajak saya bercerita/ngobrol untuk segala macam topik,  jangan pernah sekalipun meninggalkan saya dalam keadaan diam.
2. santai-sederhana-dan tidak usah berlebihan, karena entah saya menyukai seseorang yang matanya bisa berbinar ketika berkomunikasi dengan saya, bisa menyampaikan maksud ketulusannya dengan pas dan pada tempatnya.
3. ajak saya ke toko buku atau cukup beri saya referensi buku menarik dan patut dibaca, atau bisa share dengan saya segala rupa, saya suka berkomunikasi dan memperbincangkan segalanya dari sudut pandang yang berbeda.
4. mainkan sebuah lagu untuk saya, atau bila bukan musik bernyanyilah, saya menikmatinya.
5. lampu kota dan penjagaan yang pasti.

nah jadi kurang lebih itulah 5 point penting untuk bisa memenangkan hati saya, haha
setelah postingan ini dimuat dan banyak yang baca lalu mempraktekannya, we'll see yaa,
saya juga sedang dalam masa pencarian pemilik tulang rusuk :")

prasangka

saya berdiri tepat dibalik jeruji yang diluarnya dipasang label dengan harga tinggi, diumbul-umbulkan dengan merek 'prasangka'. saya memulai untuk memahaminya sudah separuh jalan dari jalan yang seharusnya saya tempuh sekarang, seharusnya kalau kemarin tidak ragu-ragu saya sudah bisa menyelesaikan satu misi tanpa perlu dihambat lagi dan lagi.

kamu datang dan pergi, silih berganti seperti angin yang selalu bisa membuat kerudungku sedikit tersingkap dan saya dengan sigap menahannya untuk tidak terbang tinggi. seperti itu saya harus bisa lebih mawas diri-mawas hati terlebih untuk setiap ketukan pintu yang kamu timbulkan.

"Seketika sekali lagi kamu menawarkan hati dan membiarkanku berjalan dengan mimpi-mimpimu, aku bisa pastikan, aku untuk kamu dan kamu untukku juga untuk mimpi-mimpiku dan mimpi-mimpi kita bersama."
-aku untuk kamu-

lelah bukan untuk terus berusaha menyamakan suhu?
sudahi dan terus teranglah, saya yakin semesta kita satu dan sama.

Rabu, 01 Mei 2013

lagi-lagi diam

"Untuk bagian diam biarkan saya saja ya, kamu jangan ikut-ikutan nanti saya malah salah mengartikan."
-saya-