Minggu, 02 Juni 2013

batasan diri

salah satu tweet darinya yg saya pikir sebenarnya dia sudah cukup tau apa yg harus dia lakukan

setiap orang memang punya ambisi, punya tujuan, punya passion, punya strategi untuk mencapai goal-nya masing-masing. mengerahkan segala sesuatu yang ada sudah pasti. tapi sekiranya itu sesuatu yang terlampau di paksakan juga akan menjadi sesuatu yang tidak berarti.

ya, saya sedikit kesal dengan manusia ini. sudah jelas-jelas dalam kondisi yang tidak jauh lebih kuat dari kondisinya yang sebelumnya tapi masih sibuk dan terus ingin memaksakan apa yang dia rasa masih bisa dilakukan. salah? tidak, tapi kurang tepat untuk memaksakan kehendak dalam porsinya saat ini.
"Bukan membatasi diri, tapi semestinya cukup tau batasan diri."
-petuah-
semestinya begitu kan?
kalau manusia lapar pasti yang akan dilakukan makan, kalau haus langsung minum, nah sekarang kalau lelah-capek-lesu-lunglai ya istirahat, bukan malah memforsir diri sedemikian rupa dan menyesalnya nanti setelah tumbang.
"Seharusnya kamu istirahat cukup, kamu bukan robot, jangan egois sama hak-hak istirahat yang semestinya tubuh kamu dapet saat ini. jangan ngoyo."
-untuk kamu-
Allah sudah memberikan porsi sehat dan porsi sakitmu sendiri untuk kamu bisa lebih mawas diri, untuk bisa lebih memperhatikan hak-hak tubuh kamu yang seringkali kamu lupakan, untuk lebih peduli terhadap sekelilingmu yang benar-benar mengkhawatirkan kondisimu yang tidak beraturan sekarang.

punya tujuannya, sudah semakin dekat, jangan malah dihancur-leburkan kondisinya, diawet-awetin dulu sampai hari Hnya baru maksimalkan dan kerahkan semua yang ada.

Allah perlancar segala sesuatunya ya,
jagai dia, semoga semuanya baik-baik saja. amin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar