Sabtu, 29 Juni 2013

sudut pandang


yang lalu,
yang kanan banyak merisaukan soal kamu, sedangkan yang kiri sudah semakin berpihak padaku, entah beberapa kali lingkar dalam menyeru untuk segera menghantam pertahananmu, seketika, kejam. namun kataku kemudian menyeruak,

tunggu dulu, porsimu adalah menunggu, lihat dulu reaksinya.

selintas kemudian kamu maju, dan yang ada disekelilingmu mulai tumbuh dengan semacam ambiguitas yang diciptakan sendiri tanpa esensi, tanpa ke-valid-an yang murni, tanpa pernah menimbang dan memberikan sisi presepsi dari apa yang sudah pasti.

kamu jangan lengah, yang dipilih manusia itu sudut pandang.

beragam bukan?
beraneka macam kan?

berjalan dengan apa yang kamu yakini, setidaknya norma tidak pernah dilangkahi, dan kamu masih terus melaju, sampai akhirnya kamu berlayar jauh dan lalu kemudian menepi.

sepintas kejam, aah tidak juga, bukan masalah siapa yang kejam dan merasa di-kejam-i, bukan pula soal siapa yang lebih benar atau merasa pantas akan pembenaran yang masih misteri. informanmu lengkap, peralatanmu canggih, dan hatimu luar biasa.

selamat berpesta,
memenangkan yang sudah sewajarnya kamu menangkan dengan jurus terjitu dan strategi baru.

aku menamakannya,

kamu

serdadu

dan 

aku

peluru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar