Sabtu, 20 Juli 2013

cinta sejati

"Kakek apakah cinta itu memberi? seperti yang selalu kakek lakukan saat memberi makan ayam-ayam?"

"Tidak. Karena kau selalu bisa memberi tanpa sedikit pun memiliki perasaan cinta, tapi kau takkan pernah bisa mencintai tanpa selalu memberi."
berjuta rasanya-halaman 183-tere liye-

ibu :")

kadang kamu lupa, apa yang kamu lakukan untuk dia yang kamu cinta adalah memberikan seluruh yang kamu punya, melakukan yang bisa kamu lakukan sebaik yang bisa kamu kerjakan. mencintainya dari timur subuh, menjagainya sampai lelap tidur malam.

kamu hanya perlu bersimpuh diatas sejadah untuk sekali lagi memastikan penjagaanNya terhadap dia yang kamu cinta dengan mempersempit jarak yang ada pada do'a. setiap menit, setiap hari, bahkan dalam jangka waktu kamu bernafas ada lintasan pikiranmu kepadanya.

kamu akan selalu membiasakan dirimu memastikan bahwa dia yang kamu cinta selalu baik-baik saja, kalau toh nantinya dia menangis, kamu adalah yang pertama mengusap air matanya, menenangkan sampai sesenggukannya berhenti dan tangisannya berubah menjadi tawa.

Ibu pernah dan selalu melakukannya demikian.

tidak pernah berhenti

tidak pernah berkurang

bahkan selalu bertambah kadar cintanya, setiap hari.

merindukanmu tidak pernah mengenal kata cukup,
ya, ingin sesegera mungkin pulang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar