Rabu, 24 Juli 2013

meneruskan arah

"Jika kau memahami cinta adalah perasaan irasional, sesuatu yang tidak masuk akal, tidak butuh penjelasan, maka cepat atau lambat, luka itu akan kembali menganga. kau dengan mudah membenarkan apa pun yang terjadi di hati, tanpa tahu, tanpa memberikan kesempatan berpikir bahwa itu boleh jadi karena kau tidak mampu mengendalikan perasaan tersebut. Tidak lebih, tidak kurang."
-sepotong hati yang baru. tere liye. halaman 51-

pelayaranmu harus segera dilaksanakan, mau tidak mau, itu satu-satunya pilihan yang bisa dilakukan. medan tujuannmu sudah harus kembali dipusatkan, bidik kompas diarahkan ke pelabuhan yang memang benar-benar bisa diandalkan. kamu tidak selamanya harus berputar balik ke arah semula, menuju titik awal hanya dirasa akan sia-sia. yang harus kamu lakukan hanyalah meneruskan arah sembari mencocokkan kembali dengan bujur kompas yang sekarang akan menuntunmu ke muara yang lebih baik dari yang sebelumnya.

kamu hanya perlu keberanian yang lebih dari sebelumnya.

bukankah setiap manusia diciptakan dengan proses adaptasinya masing-masing?

mereka sosial tapi bisa mandiri dan bukan sendiri.

dan kamu

aku yakin bisa mengambil peranmu sedemikian rupa sehingga

*untuk inge yang semakin kuat berlayar :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar