Jumat, 19 Juli 2013

kamu harus baca ini!

"Ketika kamu ingin beranjak pergi dan melupakan, maka ingat-ingat kembali untuk apa dan mengapa bisa kamu mempertahankan dia sampai sejauh ini."
-seseorang dengan setumpuk cinta-
terlampau sering menangis, bahkan kalau dipikir titisannya sudah habis. diberikan sejumput senyum setumpuk rindu tapi ternyata masih saja membisu. diberi keleluasaan mengekspresikan senyum, namun masih semu pipi malu-malu.

kamu

aku

kita

sama saja.

masih tidak cukup berani untuk sekedar berucap 'hai' atau hanya bertegur sapa via sms 'lagi ngapain?' atau lebih ekstrimnya lagi hanya bisa menyimpul senyum-mengalihkan pandangan ketika tidak  atau memang sengaja bertemu.

kamu membuatnya semakin rumit dengan membelenggu apa yang ada dengan ciptaan rasa. membuatnya semakin runyam dengan pengakuan bahwa kamu cinta, dan membuat semuanya semakin kompleks dengan pernyataanmu tidak ingin ditinggalkan.

aku hanya bisa diam sekali lagi, tertegun menatapmu dari kejauhan. benar-benar mengartikan apa yang hatiku rasakan. benar-benar mencoba menelaah satu per satu apa yang hatiku ingin kemukakan, pun dengan kamu yang kabar kedatangannya silih berganti tiada berkesudahan.

ingin melepaskanmu sejenak, namun ikatannya sudah mati.

ingin membiarkanmu tanpa pesan, namun tidak pernah punya cukup nyali untuk benar-benar melakukannya.

aku adalah prolog novel yang mungkin tidak pernah kamu baca.
ending yang selalu kamu terka.
dan jalan cerita yang selalu bisa kamu pilih.

untuk kekuatan yang tidak boleh dibiarkan redup
anggit berjuanglah, sampai akhir, sampai batas limitmu berkata 'cukup'.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar