Rabu, 10 Juli 2013

(masih) bocah



cerita bermula pasca sholat tarawih di mesjid. percakapan dua arah bareng sama mas sendi.

"Mas Sen, adek mau tidur dulu aja ya. ngantuk sih."

"Lah, kamu maemnya banyak sih dek. eh sekarang jam berapa?"

"Jam 8 mas, kenapa?"

"Wah, cuma bocah yang tidur jam segini, kamu berarti memang prencilan, masih bocah. hahhaa."

bzzzz si mas yang satu ini memang paling demen buat manggil saya "prencil"/"kecil"/"ecil"/"cing" karena notabene saya memang anak bungsu, dan adik paling kecilnya mas sendi.

akhirnya mengurungkan niat buat tidur duluan. main laptop. baca-baca materi, maklum jum'at nanti mau ujian semester pendek-media siaran-minor dan ini banyak pasal-pasalnya men \m/

"Cil, katanya tadi mau tidur? kok ngga jadi tidur?"

"Sek bentar, ini lagi baca materi dulu."

"Sekarang jam berapa cil?"

"Jam 9, kenapa?"

"Wah, kok kamu berubah sekarang? sekarang jatah jam tidur orang dewasa, waah berarti kamu sudah dewasa yaa, bukannya masih bocah yaa? hahahaa"

sipp..

(masih) bocah.

oh iya kalau sampai nih ya si aa baca yang ini dia mesti keketawaan.

udah aja a, ada komplotannya sekarang. iya, kamu sama mas sendi. -__-"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar