Jumat, 09 Agustus 2013

mungkin jika

mungkin jika jam keberangkatan dimundurkan, telat semenit atau kemudian dibatalkan. moment ratusan mil bahkan ribuan yang tercipta cuma akan jadi sia-sia belaka, tidak ada sapaan selamat malam dikemudian harinya, atau sekedar kepastian sudah mendarat dengan selamat di negara tujuan.

mungkin jika keberanian dalam diri untuk benar-benar memastikan perihal hati tidak diciutkan, maka tidak akan ada moment pertemuan kembali setelahnya. terputus, dan lalu me-restart ulang semua yang ada. iya, kembali ke posisi semula. tidak ada kita sampai sejauh ini.

mungkin jika daripadanya tidak menerapkan strategi yang demikian, tidak benar-benar bisa merangkai kata dan akhirnya mengumpulkan cerita.

ya, mungkin jika yang lain ceritanya tidak pernah sama.

luar biasa ya :"

2 komentar:

  1. baca tulisan -tulisan mbak pristi sajak-demi sajak saya teringat dengan tulisan c.anwar

    BalasHapus
  2. hehe iyaa chairil anwar salah satu yg diidolakan :)

    BalasHapus