Sabtu, 28 September 2013

saya tidak memberinya judul





kamu pernah menjadi mendadak pujangga, atau entah puitis. merasa lebih akrab dengan kata-kata dan semuanya terasa kelu untuk tidak dituliskan?

kamu kemudian memindai kata, memasang-masangkan satu kata dengan kata lainnya, yang kemudian susunannya beraturan, menambahkan beberapa diksi agar tampak manis, membubuhkan selipan tanda petik atau bahkan pentungan kaku untuk memberi kesan tegas.

kemudian kamu menjelma menjadi sosok yang digalaukan, disebut-sebut menyembunyikan dari tiap bagian aksara yang kamu susun sendiri. kamu bersembunyi. 
tampak yang tak terlihat.
manusiawi.

aku begitu sejak aku mengenal kamu pada rerumputan yang sering orang bilang lebih hijau daripada milikku.

sejak senja memilih untuk bersembunyi pada setiap fase tungguku.

sejak saat itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar