Kamis, 31 Oktober 2013

manusia 001

"Panggil saja, pasti dibaca, kalau belum direspon jangan marah dulu, tunggu aja, nanti pasti dibalas kok. pasti."
karena terkadang yang namanya perempuan selalu butuh respon cepat. 

rasa kopi

rasa kopi sore ini lengkap, terimakasih telah menjadi tegukan paling hangat :"
-akhirnya kembali bersahabat dengan jarak- 

quotes

"Jadilah teman perjalanan hidup yang tanpa pamrih dan syarat."
-dari empatbelas alfabet yang tidak pernah absen menyapa pagi-

point of view

cuplikan dari status mukabuku mba infra siang ini. I know her so well :"
mari kita berbincang tentang sudut pandang, tentang manusia yang diciptakan hampir kembar identikpun pasti tidak akan sama dengan yang lainnya, tentang kemampuan manusia yang diciptakan berbeda-beda. kalau toh sama pada bagian kelemahannya, pasti tidak sama persis. cara bangkit dan terjatuh dari seseorang pun berbeda. untuk itu mari kita berbincang lebih banyak perihal sudut pandang.

baru saja saya mengulik cuplikan status milik Mbak Infra, saya yang memang adik kandungnya cukup paham mengenai apa yang (mungkin) saat ini menjadi dilematis seorang mahasiswa akhir yang sedang menempuh perjuangannya menggarap skripsi.

tidak perlu risau mbak, untuk celotehan banyak orang yang (mungkin) sekedar memandang kamu dari sebelah mata. toh benar kata pepatah, semakin tinggi pohon menjulang, semakin kencang angin yang akan berhembus dan mencoba untuk menumbangkan. but as I know, embak bukan sosok yang mudah untuk dijatuhkan hanya dengan obrolan mereka -yang sama sekali tidak mengetahui perencanaan dan alur strategi kamu saat ini-, jadi yaa mbak Infra ngga perlu riskan dengan itu semua.

mereka yang (mungkin) dengan super pedenya mencap mbak Infra tidak bisa wisuda cepat toh seharusnya sadar diri, bahwa kapasitas seseorang itu berbeda-beda. bukan masalah cepat atau lambatnya di wisuda, bukan masalah nanti bisa wisudaan bareng, atau macam administratif lainnya, yang jelas dan paling utama itu menyadari dan memang sudah membuat perencanaan matang akan suatu hal. dan untuk masalah ini adek sangat yakin kok, mbak Infra mengambil resiko untuk menunda 'wisuda' dan sekarang dalam tahap finishing skripsi dan persiapan sidang karena ada hal-hal yang harus mbak Infra tuntaskan terlebih dahulu. 


Menjadi bermanfaat untuk orang lain itu memang bisa jadi candu.

kecanduanlah untuk hal yang positif mbak, kerjakan project-project muliamu bersama Bank Sampah Srikandi untuk misi sosial dan lingkunganmu -kelak cabang Bogor akan adek teruskan- dan kembangkan terus potensi anak negeri yang masih terkubur di bidang public speakingnya lewat I-Speak Projectmu, sungguh membuat orang lain bisa lebih percaya diri dan bisa mengkemukakan pendapatnya hal yang luar biasa dan sangat bermanfaat. jadi jangan pernah berhenti.


mereka yang diberi kesempatan untuk memandang mbak dari kacamata yang lain, adalah mereka yang diberi kesempatan untuk belajar memahami mbak lebih jauh. jadi bersyukurlah. secara tidak langsung mereka menaruh perhatian yang sangat besar.

mereka sangat perhatian terhadap apa yang tengah mbak lakukan sampai-sampai untuk sekedar menunda wisuda tahap pertama saja begini, seperti tidak ada hal lain yang bisa dilakukan yang jauh bisa memberi manfaat untuk sekitar. mereka perhatian terhadap studimu, ya begitulah. mereka perhatian. berterimakasihlah.

tidak perlu risau mbak, banyak yang hanya bisa menelisik dan mencari tahu tentang apa yang tengah menjadi incaranmu saat ini sebab mereka tidak melakukan apa yang sedang mbak lakukan. bergembiralah, sebab dengan demikian mbak tetap bisa berjalan pada koridor dan prinsip-prinsip yang mbak bangun, tanpa perlu risau kecaman mereka yang yaaaa tidak perlu dibahas lebih lanjut.

terakhir,

nge-capture dari tumblrnya anas, wkwkw :3


keep going on mbak, one step closer sama satu mimpi yang tahun ini bisa dicentang lagi dari list mimpi yang sudah mbak buat dan mbak rancang sampai sejauh ini.

nikmatilah setiap momen-momen ajaib itu mbak, termasuk komentar-komentar didalamnya, itu jauh akan lebih membuat mbak merasa bahagia ketika sudah berhasil mencapai bagan-bagan mimpi-mimpimu sendiri.

fabiayiallairrabikumatukadziban, mbak :)


-dari kota hujan yang akan selalu menghujani tempatmu berpijak dengan semangat bertubi-tubi tanpa jeda-

Selasa, 29 Oktober 2013

quotes

"Kalau lu nya lupa, inget-inget lagi gimana rasanya lu memperjuangkannya sampai sejauh ini. itu harga mati."

where are you now?


kamu mohon jangan pergi-pergi lagi, kita tidak sedang bermain petak umpet dan aku yang diharuskan berjaga bukan? jadi mohon jangan lagi menghilang. aku takut nanti cintaku tidak ketahuan, rasaku tidak bisa dirasakan, dan kamu lenyap dari sudut pandangan.

sekarang ada dimana?

disini

dihati.

tulus - sepatu

kita adalah sepasang sepatu
selalu bersama tak bisa bersatu
kita mati bagai tak berjiwa
bergerak karena kaki manusia

aku sang sepatu kanan
kamu sang sepatu kiri
ku senang bila diajak berlari kencang
tapi aku takut kamu kelelahan
ku tak masalah bila terkena hujan
tapi aku takut kamu kedinginan

kita sadar ingin bersama
tapi tak bisa apa-apa
terasa lengkap bila kita berdua
terasa sedih bila kita di rak berbeda
di dekatmu kotak bagai nirwana
tapi saling sentuh pun kita tak berdaya
cinta memang banyak bentuknya, mungkin tak semua bisa bersatu

Ku senang bila diajak berlari kencang
Tapi aku takut kamu kelelahan
Ku tak masalah bila terkena hujan
Tapi aku takut kamu kedinginan

Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa
Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa
Terasa lengkap bila kita berdua
Terasa sedih bila kita di rak berbeda
Di dekatmu kotak bagai nirwana
Tapi saling sentuh pun kita tak berdaya

Cinta memang banyak bentuknya
Mungkin tak semua bisa bersatu



kemudian sepasang sepatu benar-benar bisa menyihir. 
kamu dan aku bagaimana? :) 

sepayung berdua


mari duduk disebelahku. payungku masih muat untuk sekedar melindungiku bersamamu disini. coba lihat hujan sedang turun. rintik-rintiknya nanti bisa membuatmu sakit, aku tidak mau. iya, aku tidak mau melihat kamu harus terbaring lemas dengan panas tinggi di kasur, tidak melakukan apa-apa. hanya tidur, istirahat, dan mengatur pola makan agar cepat sembuh.
 iya, benar, aku tidak ingin kamu sakit. aku khawatir.
mari duduk disini, diam sejenak bersamaku, menghabiskan masa hujan sembari kita berbincang, tentang bagaimana harimu, tentang siapa pemilik guratan senyum diwajahmu, atau bahkan mungkin kamu ingin berbagi perihal dia yang selama ini menjadi alasan tabuh genderang pada detak jantungmu, pemicu adrenalin nomor satu yang seringkali kamu elu-elukan itu. 

ya, bahkan sampai saat ini aku masih belum tahu siapa sebenar-benarnya sosok 'agung'mu itu, kamu hanya menyebut inisial pada alfabet pertama dan aaah yang jelas itu pasti bukan aku.

kemudian kamu mulai bercerita tentang harimu dan benar saja, kamu mulai menceritakan sosok itu secara lebih terperinci.bila mencerna dari rona yang aku tangkap kamu tampak bahagia, bebas leluasa menjabarkan dia secara utuh tanpa sedikitpun bersisa. sepertinya, kamu tahu segala. mulai dari barang yang dia suka, kebiasaan-kebiasaan kecil yang dia lakukan, sampai jadwal terupdate tentang apa yang dia kerjakan.
sayang, aku tidak bisa benar-benar jujur pada perasaanku sendiri. terhadapmu.
sebaiknya aku menyerah. aku sudah kalah. sudah tidak adalagi kesempatanku maju. untuk menjadi yang nyata yang ada disisimu dan tertangkap oleh hatimu
kamu semakin sumringah menceritakannya, tentang progress pendekatan hatimu dengan hatinya, mengenai pertemuan-pertemuan yang kalian berdua adakan, sampai akhirnya kamu sendiri jujur mengatakan.
"aku sudah mantap memilihnya, malam nanti akan aku ungkap segala. ya, aku mencintainya."
aku hanya bisa memberi anggukan kepala, menyemangati agar kamu melakukan aksimu itu sembari tersenyum tipis dengan hati teriris. tidak apa-apa. begitu kataku dalam hati mengumpulkan kepingan-kepingan hatiku yang mulai berserakan. setidaknya, sore ini aku masih bisa menikmati momen-momen sepayung berdua bersamamu.
sampai nanti hujan datang, bukan aku lagi yang berada disisimu. memegang tangkai payung untuk sekedar sepayung berdua bersamamu.

-pada sebuah hujan dan kenangan- 

Senin, 28 Oktober 2013

sebentar-sebentar


hari ini malam pasca uts hari pertama dan beberapa hari kedepannya akan terus demikian. dihadapkan dengan sejumlah matakuliah luar biasa yang harus ditaklukan dengan cara yang tidak biasa. *silahkan tafsirkan sendiri bagian ini*
kalau malam ini sebentar-sebentar masih sibuk sendiri, sebentar-sebentar ngeluh sendiri, sebentar-sebentar males sendiri, trus mau jadi apa pris?
rasa-rasanya jadi dzalim, bukan cuma sama diri sendiri, tapi sama orang-orang yang sudah memperjuangkan sampai sejauh ini.
kalau memang rasanya sulit belajar untuk diri sendiri, belajarlah untuk orangtuamu karena Allah :"
aaah sudah dipecut berkali-kali. semangat uts! 

Minggu, 27 Oktober 2013

random

aku takut nanti kamu direbut, diajak pergi, ditenggelamkan langit malam, dihapus jinggakan senja sore. aku takut kamu kalut, dipaksa ikut, dan kemudian benar-benar dijauhkan. mantra yang dia punya banyak, tapi dia tidak memiliki hatimu yang sudah terkunci dengan milikku. setidaknya dengan ini, aku masih bisa berupaya.

kalau aku tidak punya siapa-siapa, masih bisakah kamu satusatunya yang aku harapkan?

-pada suatu sore tentang yang diminta untuk segera pulang-

Sabtu, 26 Oktober 2013

memaksimalkan kinerja

dikutip dari slide Interaksi Manusia Komputer bab 1
jadi sebenarnya apa yang dikatakan di slide mata kuliah interaksi manusia dan komputer ini benar adanya. ada kalanya kita terbelenggu dan terlalu fokus untuk sesuatu yang justru sebenarnya tidak perlu menguras energi kita terlalu banyak. malah justru kita melewatkan sesuatu yang seharusnya mendapatkan fokus kita secara penuh.

mari memaksimalkan kinerja.

bissmillah untuk uts dua minggu kedepan.

obat kangen dari rumah

paket dari Ibuk pagi ini obat dari segalanya :"
Alhamdulillah pagi ini paketnya sampai juga di Bogor, sempet beberapa waktu yang lalu Ayah ketinggalan bus buat nitipin ini paketan dan alhasil semuanya diganti. tapi kemarin sabtu sore Ayah berhasil nitipin ini paketan dan akhirnya hari ini bisa sampai di rumah.
"Ayah nerjang hujan loh dek buat nitipin paketannya."
wiiiihh.. Ayah memang luar biasa, dan Ibuk juga samanya, ngerapihin itu satu paketan biar ringkas tapi isinya muat banyak. anyway, rasa masakan rumah memang ngga ada duanya. beda banget. ini enaknya kebangetan. :"

Alhamdulillah
"Makan yang banyak ya dek, ngga usah sedih belum bisa pulang ke rumah."
aaaaaa ibuuuuuk :"

happy birthday rachma


sudah setahun setelah postingan yang ini http://pristysukma.blogspot.com/2012/11/pionir-19.html mengendap dengan lelap diblog. sekarang sudah bertambah lagi usianya. perubahan luar biasa dari angka belasan menjadi awalan dua sudah bukan barang keragu-raguan. sudah harus bisa lebih dimantapkan, baik itu dari segi jasmani dan rohani *ngomong opo tah pris -___- heheee


Barakallah Fi Umrik yaa Rachma sayang
semoga semakin luar biasa
semoga langgeng sama si Ikhsan
semakin membumi dan mendunia
semakin luar biasa dan terus apa adanya


karena waktu bisa sepersekian cepatnya mengubah kamu menjadi seseorang yang lain, tapi yang paling aku tahu kamu tetap bisa menjadi sahabat yang hangat untuk kami. selamat untuk fase pendewasaannya sahabatku sayang. kami menyayangimu.
-ps&amyas-

Jumat, 25 Oktober 2013

(bukan) kebetulan

up grading himalkom
"karena sesungguhnya tidak ada yang benar-benar kebetulan." 
kemudian apabila dalam jangka waktu mengenang adalah hal yang paling menyenangkan, mungkin pada bagian ini senyum-senyum sendiri adalah hal yang akan dilakukan. kemudian mulai merunut bagian demi bagian dan alurnya semakin jelas juga berkesinambungan.

Maha Karya Allah memang luar biasa 

sederhana

"mungkin karena mencintai dengan sederhana itu tidak bisa benar-benar sederhana."
dalam sebuah pemahaman sendiri, pada percakapan senja, tentang sore yang berkobar-kobar pada bagian semangatnya. terimakasih karena pada akhirnya pemahamannya menjadi berunut dan berkesimpulkan. 

(pernah) kecil



dulu kamu pasti pernah kecil, mendambakan ibu peri dengan tongkat bintangnya bisa mengabulkan semua permintaan-permintaanmu secara seketika. menurunkan hujan cokelat dari langit agar ibu tidak lagi memberikan surat peringatan "jangan makan coklat terus-terusan nanti ompong." atau sekedar meminta panas siang hari diganti hujan karena enggan berangkat sekolah.

dulu kamu pasti pernah kecil, menginginkan kelak ketika dewasa nanti ada pangeran berkuda putih datang menghampirimu, mengajakmu ke istana dan kemudian kamu menikah bersamanya, mempunyai anak yang lucu-lucu dan hidup bahagia selamanya seperti dongeng klasik yang sering kamu baca. mendambakan sosok dia yang dengannya kamu bisa berbagi bermacam rupa. yang bersamanya kamu nyaman dan tenang, tidak khawatir apa-apa.

dulu kamu pasti pernah kecil, memimpikan punya sayap, kemudian kamu bisa terbang kemanapun kamu ingin tuju, bisa bebas lepas menyapu langit biru, bisa mengambil gula-gula kapas sesukamu seperti yang sering kamu lihat pada tontonan televisi tempo dulu. yaa,, seperti itu.
"Sekarang, beranjaklah dewasa, beranilah membimbing dan mempertegas apa kata hatimu."

Kamis, 24 Oktober 2013

ayah

dicuplik dari majalah gema
kemudian ingat pelajaran fisika terasa asyik dan lebih menyenangkan dengan segala macam pembarahuan dalam proses pembelajarannya. fisika sepanjang masa. fisika happy-happy dan banyak lagi :"

kangennya terasa sederhana. kapan bisa pulang ya? :"

pulang ke rumah

"setidaknya feelnya selalu sama, selalu tampak seperti pulang ke rumah."

Minggu, 20 Oktober 2013

pengakuan simi


bahwa sesungguhnya simi pun tau, aaah jadi terharu :") *ditamparbolakbalok *dilemparingranat *dikasihbom

Sabtu, 19 Oktober 2013

Do'a Putus Cinta

:"
"Allah menghapuskan jua yang dikehendakiNya."
ngga perlu ada yang disesalkan dari setiap cinta yang datang kemudian dibuat pergi olehNya. selama itu adalah sekenario yang Dia buat, selama itu pula harus benar-benar meyakini bahwa semuanya masih baik-baik saja. masih dalam kendali dan bukan menjadi suatu masalah yang terlalu berlebih.
"Allah itu Maha Segalanya, semua-muanya bisa diatasi. lhaa kok cuma masalah hati bikin kamu kelimpungan dan ngga doyan makan. ya, salah besar."
masih bisa icip nasi goreng dengan rasa biasanya, masih bisa sepuasnya makan icecream dan rasanya juga ngga berubah. jadi ya memang salah kalau banyak yang patah hati dan terus jadi ngga doyan makan. lhaa wong rasa nasi goreng-icecream dan segala rupanya masih sama kok kayak biasanya.

ada banyak hal yang tidak boleh dilewatkan.

renungan


mari direnungkan :"

lampu kota

saya lebih suka kamu bisa diam. tinggal lebih lama. daripada kamu harus keluar masuk melalui pintu utama. datang dan pergi begitu saja.
seketika lampu kota menjadi yang tampak menarik, melegakan, dan menenggelamkan seperti biasanya. tidak pernah tidak bisa untuk tidak senang bila setiap jengkalnya dilalui disini. disusuri satu per satu bagiannya, tidak dilewatkan. jangan sampai ada yang terlewatkan malah. 
mungkin benar, malam dan lampu kota seketika menjadi pelarian terbaik

melawat ke hati

"mari melawat ke hati saya, singgah boleh tapi saya juga akan memberikan sepersekian menu yang bisa saya tawarkan. kalau memilih untuk tinggal sudah beda cerita."

*sedang mencerna kutipan diatas, dan pemahamannya masih setengah. anyone?

Jumat, 18 Oktober 2013

(bukan) dia


dia bukan yang pandai berkata-kata.

*tertegun cukup lama

petak umpet



dari sekian banyak permainan yang ada, yang dari dulu digemari mungkin petak umpet. bebas menentukan pilihan tempat untuk bersembunyi, dan bagi siapapun yang berkesempatan untuk berjaga harus mencari sampai ketemu.
setidaknya, ada kepastian. kalau suatu saat nanti pasti ditemukan :"
iya, meskipun dalam penantian untuk ditemukan itu selalu ada rasa was-was, takut nanti jadi yang jaga, dan dalam kesempatannya berlari selalu berusaha mencari tempat yang sulit untuk ditemukan.

lucu ya, 

padahal siapa yang enggan bila kamu yang mencari dan aku adalah satu-satunya yang kamu temukan.

aaaah.. rada ambigu emang, sudahlah, lupakan.
selamat sore bogor
hujanmu hebat, mampu melupakan sejenak :"

lebih-lebih

diminta untuk bisa lebih tangguh, lebih kuat, dan lebih-lebih dari lebih-lebih sebelumnya. tapi bukan berlebihan kok.

Kamis, 17 Oktober 2013

temu kembali senja

mari kita sebut pertemuan kita kali ini adalah pertemuan langka. mengapa demikian? karena pada akhirnya kita baru bisa bertemu dan dipertemukan setelah sekian lama hanya nama dan instruksi singkat yang jelas terpampang pada kotak masuk dalam handphone. perjanjian-perjanjian yang dibuat seringkali kita ingkari sendiri sebab kesibukan demi kesibukanmu di tanah merah sana, dan begitu pula denganku pada tanah putih disini. ya, setidaknya kerinduannya sudah terobati. kelegaan hati menemui jawabnya sendiri.

terimakasih, setidaknya kamu baikbaik saja. benang merah yang ada setidaknya membuat kamu tidak berubah dari sebelum-sebelumnya. masih sama. iya, senjanya tidak berubah. warnanya tidak pudar. masih jingga keemasan.

hari ini kita banyak tingkah ya ternyata, mulai dari memilah-milih buku, parkir sebentar di  jangan baca buku ini sampai judul tentang kithbah dan sebagaimana macamnya kita pilih. semoga nanti sasarannya tepat, untuk perempuan yang mensucikan diri.

tidak hanya itu, kebiasaan-kebiasaan kecil menulis notes dengan kertas warna-warni dan spidol beraneka ragam juga ternyata tidak berubah. masih sama, masih seperti 17 Oktober setahun yang lalu.
semoga ikatannya semakin dikuatkan. sinergisnya semakin disatukan.
kita banyak bercerita, mulai dari dia-yang-sudah-lama-menjadi-poros-hati sampai kepada dia-yang-sekarang-sedang-dalam-proses-pembuktian. ya setidaknya ini masih jadi topik paling hangat yang bisa kita bagi pada celah-celah malam yang sering mengusik untuk sesegera mungkin menyudahi temu malam kali ini.

minimal, sudah ada lagi yang harus dikuatkan. dari niat, dari ketangguhan, dari keteguhan berprinsip. ohiya, terimakasih untuk obat bukan antigalau malam ini. ini obat mujarab yang pernah ada. mengembalikan semua memori yang hilang, seolah merestart ulang. 

yang paling penting sekarang bisa saling memahami, bahwa yang namanya penyesalan memang selalu di akhir.
kalau yang ada di awal namanya registrasi/pendaftaran
okaay, bisa-bisaa.. hahhaaa

lucu ya, sampai-sampai kita tidak punya cukup waktu untuk meneruskan karena waktu semakin malam dan kamu harus pulang.

akan ada pertemuan selanjutnya, mungkin kali nanti ceritanya akan tampak berbeda. progress dari perbincangan kita kali ini maybe. wkwkkww
kamu bisa hanya diam, berusaha dan membuktikan. tapi sekali lagi yang namanya kesempatan itu memang nyatanya hanya bisa sekali benar-benar dimaksimalkan. kesempatan selanjutnya mungkin peluang. iya, peluang untuk memperbaiki. yang namanya kenangan memang untuk dikenang.
selamat malam senja yang keemasannya tiada pernah berkesudahan.
terimakasih sudah menjadi penutup hari yang menyenangkan :)

Rabu, 16 Oktober 2013

precious

terimakasih untuk kesempatannya, berada yang pernah disisimu menyenangkan.

#quotes #random

"Kalau saya bilang kangen, apa kamu mau bertanggungjawab?"

quotes

"Nanti kalau pulang jangan lupa bawa rindu yang aku titipkan. tolong dikembalikan secara utuh."

(broken) heart


nanti kalau kau pulang tolong ingatkan, kalau aku pernah mengumpulkan rindu yang sedemikian dalam. ditutup rapat oleh sunggingan senyum, dihapus pandangkan dari tawaran dunia, disembunyikan pada bilik malam, dan ditegarkan oleh waktu. 

tolong sampaikan padaku, bahwa ternyata kamu juga sama. menyimpan semuanya secara utuh. tentang rasa yang pernah ku titipkan secara tidak langsung, tentang hati yang dengan sadis kau bawa pergi, tentang harapan yang tiada pernah pupus untuk selalu bisa menunggu kau pulang.

nanti kalau pulang tolong ingatkan, aku masih bisa kuat. masih bisa kokoh menahan. tapi terlalu rapuh untuk mengatakan,
aku lelah. aku sudah patah hati.
mungkin nanti kau bisa membacanya sendiri. dari tatapan mata, dari ringkihan yang ada disini.
di hati.

quotes

"kamu adalah kepingan, retak-retakan dari kesusahpayahan yang disusun sedemikian menjadi sebuah kekuatan. utuh. tidak terkalahkan."

rintik hujan


coba saja tanya pada rintik hujan, mungkin dia lebih paham. lebih tau tentang apa yang tampak dan apa yang disembunyikan perihal airmata. mungkin dia juga penyimpan rahasia nomor satu, yang sekalipun kamu bertanya akan tetap bisu. yang bila diminta berkata jujur, hanya gemericik jawabannya. dia benar-benar utuh, menyimpan kepingan-kepingan yang turun terpengaruh gravitasi dari pelupuk mata secara terperinci. dia mampu menjaga retak-retaknya isakan yang tercipta secara sempurna.
coba saja tanya pada rintik hujan
mungkin kamu bukan sebuah alasan.
melainkan kamu adalah kesimpulan.

Selasa, 15 Oktober 2013

Jumat, 11 Oktober 2013

Kamis, 10 Oktober 2013

teorema dasar rindu

pada dasarnya rindu yang dibiarkan bertumpuk-tumpuk juga nantinya akan menggunung, akan membuncah, akan pecah, dan akan meredam sendiri. 

ufuk di pantai

seperti ufuk di pantai
disapu obak
karang tangguh
aku masih sibuk
menunggu putaran angin
memiliki senja
dan mempertahankan asa
katamu rindumu tak pudar
pintamu ku bertahan sebentar
mungkin sore kemelut
malam durja
hatiku masih sama

seperti ufuk di pantai
karang tangguh
aku berlayar
aku menepi
aku berlabuh


*bagi mereka yang mengerti :)

Infra Ranisetya (lagi)

mbak infra masuk koran lagi :"
untuk yang satu ini semoga tali temalinya tidak pernah putus, ikatannya selalu terjalin. semangatnya tidak pernah terhenti. satu persatu diperjuangkan, satu persatu diwujudkan. semoga semakin kedepan semakin merunduk seperti ilmu padi. amin
mbak infra masuk koran lagi :) 

Rabu, 09 Oktober 2013

quotes

"Hari ini kamu merangkap jadi dua, kamu adalah kelupaan yang ketika diingat itu menyakitkan."

nostalgia

barusan blogwalking ke tempatnya fadil
Hai, senja ditempatku warnanya masih sama, belum berubah seperti senja yang sama-sama kita tatap waktu dulu. sudah lama ya tatapanku tidak lagi beradu pandang dengan balasan darimu, atau sekedar senyum kode yang dilemparkan bersamaan seketika itu hanya kita -aku dan kamu- yang tahu. atau mungkin, sapaan hangat mengenai, "sekarang gimana mbak?" hahaha.. lucu, kita pernah benar-benar dekat, sedekat jarak fakultasmu dengan fakultasku yang cukup ditempuh dengan dua kali turun tangga dan satu belokan. ya, sesimpel itu memang.

terakhir yang aku dengar, oknum itu sudah tidak lagi mengusik akson dan dendrit-dendrit yang ada. teoramaku berkata,
ketika yang mendekat bisa menghangatkan suasana, bukan berarti yang jauh tidak berhasil membelokkan alam pikiran.
entahlah, teoramaku terkesan ambigu-sulit dimengerti-tidak bisa cepat dipahami-dan masih banyak yang lain. tapi aku cukup tau. kamulah seorang analis yang memang bisa membaca bahasaku, tanpa sekalipun perlu aku jabarkan secara terperinci. aku pikir kamu begitu.

kabarku disini makin baik, makin dekat dengan mimpi-mimpiku yang dulu pernah aku ceritakan. tapi ada bagian yang tidak bisa aku lupakan.

awal mula kita bertemu dan serangkaian adaptif juga teoritis tentang dunia itu sempit 

hei, kapan bisa bertemu?
sepertinya harus disegerakan
tidak boleh tidak
kali ini harus dipertemukan. 

Selasa, 08 Oktober 2013

Daun

PA : Daun Mangga 
P : Daun Muda 
I : Daun Tua 
L : Daun Telinga 
P : Hemmm... 
L : Daun Mudanya D.O 
I : Daun Tuanya Suho

ternyata Metkuan berkorelasi positif ya sama exo -_____-

genit

P : Yaaah, Gisha genit nih sama aku. uuuuh *muka unyu (?) 
G : Biarin genit sama kamu, daripada sama yang lain hayooo 
P : Ihda, da.. tu si Gisha genit loh sama aku 
I : Lah, sama aku malah sering Pris 
P : -____-

okefiks.

pris -____-

P : Gish, yang itu difoto ya, nanti dikirim ke wa pris kayak biasanya. 
G : Pris, gisha lagi ngga pakai paket, jadi ngga bisa ngirim pris. 
P : Yaudah gish, kalau gitu ke line aja ya 
G : Pris -____-
murni bukan kesalahan pristi. wakkakaka xD 

Minggu, 06 Oktober 2013

love is blue #2



ironis ya :"

love is blue




mendadak inget indomaret-tiket kereta api-jarak, yeaah love is blue :"

hujan sore ini


hei terimakasih, aku tidak tahu harus berucap bagaimana lagi, terimakasih untuk menemani hujan sore tadi. dengan kumpulan cerit fiksi atraktifmu, tentang filosofi yang dipelajari beberapa tahun silam dalam balutan sastramu, tentang parodi hujan yang kamu pergakan untuk sekedar menghapus peluh tangisku.

aku tidak perlu takut petir, sebab katamu gelegarnya mengusik sepi, nada dan birama dari aksen hujannya terasa lebih hidup. paradoks memang, aku tidak cukup mengerti. tapi yang aku pahami, kamu selalu punya cara untuk mengindahkan hujan, terlebih untuk hujan sore ini.

hei terimakasih, untuk atraksi mini yang bisa selalu kamu tunjukkan dalam meja bundar yang hanya aku-kamu yang tahu dan tidak seorangpun bisa mendapatinya seperti ini. untuk segala pengakuan yang katamu hanya aku-kamu yang tahu dan tidak seorangpun bisa mendengarnya seperti ini.
setidaknya, tidak ada yang lebih dirindukan dari hujan sore ini selain bisa menghabiskannya bersamamu.
terimakasih.

tempat teduh


saya ingin menyendiri dulu, bukan apa-apa. mungkin karena diluar hujan terlalu deras, mataharinya tidak muncul-muncul dan anginnya terlalu kencang. butuh tempat teduh untuk sebentar menepi.
boleh masuk?

pada suatu hari

 "....sampai jumpa lagi, hati hati dijalan."
"jangan lupa makan, nanti maagnya kambuh."
"minum susu dek, nanti pipimu mendadak keriput."
"jangan kepluk ya."
"semangat."
"ada hati yang tidak boleh dilukai. hatimu sendiri."
"......... putuskan saja."
"hari ini hari kemerdekaanmu, bergembiralah."
"siapa tau loh, siapa tau nanti........."
"jangan takut sepi, ngga akan sendirian."
"sini gandeng tanganku, ngga takut lagi kan?"

kadang ada percakapan yang memang sangat dirindukan. iya, ada. seperti sekarang.

lelaki pilihan


nanti pasti akan ada yang kepadanya dipercayakan aku untuk dijaga dengan segenap jiwa dan raga. yang kepadanya tanpa ragu-ragu ayah tidak sanksi untukku dibimbing. yang dengannya aku akan menemukan surgaku yang lain. dan bersamanya aku bisa benar-benar belajar mencintai segenap hati, seperti Ali kepada Fatimah.

nanti

bukan sekarang

iya

nanti

Sabtu, 05 Oktober 2013

percaya ?

kamu pernah bilang itu yang terakhir kali. kamu tidak mau lagi. namun kemudian kamu melakukannya lagi, dan kamu masih berusaha meyakinkan sekali lagi.

saya harus percaya?

bacalah



aku pernah bertanya kepada yang telah jatuh untuk mengetahui bagaimana caranya untuk bisa bangkit kembali. mereka banyak bilang, 


semuanya dikembalikan padamu, pada dirimu sendiri

kemudian aku mencari yang pernah dilukai hatinya, kemudian akhirnya bisa bertahan hidup dengan kepingan-kepingan yang kabarnya sudah retak, hancur berantakan, namun masih bisa untuk mengguratkan senyum baik-baik saja, darinya berkata,


ikhlaskan saja, nanti pasti diberikan penggantinya.

terakhir aku mengadu, pada bidadari pertama yang Tuhan sengaja beri untuk benar-benar menjadikan perantara, darinya diucapkan,


Al-Quran, dibaca dek ada semuanya kok.

***

bacalah. 

menetapkan pilihan


ada yang ketinggalan untuk diceritakan, sekedar dibagikan, banyak untuk diberitahukan. kepingan dari ketiganya membentuk kesatuan. diam. itu pilihan bukan?

silahkan memilih.

aku sudah menetapkan pilihan.

Jumat, 04 Oktober 2013

the one that got away



and in another life I would be your girl , we keep all our promises, be us against the world. and in another life, I would make you stay, so I don't have to say you were the one that got away.

the one that got away.

aku pernah mempimpikannya kembali, menghadirkannya dalam bentuk rasa kelu yang semakin lama diingat semakin membuat sayatannya sendiri. entah bagaimanapun selalu akan ada 4 musim di belahan bumi yang lain, dan dibelahan bumi tempat kakiku berpijak hanya ada 2. berbeda memang. terasa getir, begitu tau kenyataan bahwa jauh jarak yang dibentangkan Tuhan untuk sekedar memberikan pelajaran bagiku-bagimu tentang makna lain dari sebuah jarak.

suatu saat nanti, pasti akan ada masanya sendiri.

tidak perlu risau :"


-bogor-tidak lagi gerimis-bulan baru-2013-

menunggu


tidak harus selalu kamu merasakan bagaimana rasanya menunggu yang tidak kunjung datang -berjam-jam- menyakitkan dulu kan untuk bisa lebih menghargai setiap janji yang sudah dibuat, tidak membuat seseorang yang lain menunggu dengan datang tepat waktu dan tidak memberikan harapan palsu.

Rabu, 02 Oktober 2013

menelan ludah sendiri



pernah menyukai sesuatu secara berlebih? atau sesaat kemudian sesuatu yang kamu sukai mendadak menjadi yang sangat kamu hindari?

atau mungkin gampangnya kamu menyukai seseorang, tapi karena ada beberapa hal yang dia lakukan kamu mendadak ilfeel, tidak menyukai, cenderung jaga jarak, bahkan kemudian kamu antipati.

hati-hati.

beberapa diantaranya sibuk menelan ludah sendiri. dahulunya berucap bahwa tidak akan pernah mau dengan sesuatu yang itu, dalam jangka tidak jauh dari tahun semuanya berubah seketika justru malah mau dengan sesuatu yang itu.

lucu ya kalau dipikir-pikir.
jadi inget,

jangan pernah mencintai sesuatu/seseorang secara berlebihan, karena tidak dimungkinkan suatu saat sesuatu/seseorang itu bisa menjadi yang sangat kamu benci. dan begitu sebaliknya.

kemakan omongan sendiri kan.

nah!

Selasa, 01 Oktober 2013

cuplikan


Bisa saja mauku terlalu sempurna. 
Menjadi orang yang kaupilih di antara sempurnanya sosok-sosok yang ada. 
Menjadi orang yang kaupilih untuk kauambil hatinya, kemudian kaujaga. 
Menjadi makhluk yang kaumau, untuk berbagi hidup selamanya. 
Menjadi orang yang kaupilih dan menjadi orang paling beruntung di dunia.
 daraprayoga kata-katanya nancep pisan ya :"