Kamis, 31 Oktober 2013

point of view

cuplikan dari status mukabuku mba infra siang ini. I know her so well :"
mari kita berbincang tentang sudut pandang, tentang manusia yang diciptakan hampir kembar identikpun pasti tidak akan sama dengan yang lainnya, tentang kemampuan manusia yang diciptakan berbeda-beda. kalau toh sama pada bagian kelemahannya, pasti tidak sama persis. cara bangkit dan terjatuh dari seseorang pun berbeda. untuk itu mari kita berbincang lebih banyak perihal sudut pandang.

baru saja saya mengulik cuplikan status milik Mbak Infra, saya yang memang adik kandungnya cukup paham mengenai apa yang (mungkin) saat ini menjadi dilematis seorang mahasiswa akhir yang sedang menempuh perjuangannya menggarap skripsi.

tidak perlu risau mbak, untuk celotehan banyak orang yang (mungkin) sekedar memandang kamu dari sebelah mata. toh benar kata pepatah, semakin tinggi pohon menjulang, semakin kencang angin yang akan berhembus dan mencoba untuk menumbangkan. but as I know, embak bukan sosok yang mudah untuk dijatuhkan hanya dengan obrolan mereka -yang sama sekali tidak mengetahui perencanaan dan alur strategi kamu saat ini-, jadi yaa mbak Infra ngga perlu riskan dengan itu semua.

mereka yang (mungkin) dengan super pedenya mencap mbak Infra tidak bisa wisuda cepat toh seharusnya sadar diri, bahwa kapasitas seseorang itu berbeda-beda. bukan masalah cepat atau lambatnya di wisuda, bukan masalah nanti bisa wisudaan bareng, atau macam administratif lainnya, yang jelas dan paling utama itu menyadari dan memang sudah membuat perencanaan matang akan suatu hal. dan untuk masalah ini adek sangat yakin kok, mbak Infra mengambil resiko untuk menunda 'wisuda' dan sekarang dalam tahap finishing skripsi dan persiapan sidang karena ada hal-hal yang harus mbak Infra tuntaskan terlebih dahulu. 


Menjadi bermanfaat untuk orang lain itu memang bisa jadi candu.

kecanduanlah untuk hal yang positif mbak, kerjakan project-project muliamu bersama Bank Sampah Srikandi untuk misi sosial dan lingkunganmu -kelak cabang Bogor akan adek teruskan- dan kembangkan terus potensi anak negeri yang masih terkubur di bidang public speakingnya lewat I-Speak Projectmu, sungguh membuat orang lain bisa lebih percaya diri dan bisa mengkemukakan pendapatnya hal yang luar biasa dan sangat bermanfaat. jadi jangan pernah berhenti.


mereka yang diberi kesempatan untuk memandang mbak dari kacamata yang lain, adalah mereka yang diberi kesempatan untuk belajar memahami mbak lebih jauh. jadi bersyukurlah. secara tidak langsung mereka menaruh perhatian yang sangat besar.

mereka sangat perhatian terhadap apa yang tengah mbak lakukan sampai-sampai untuk sekedar menunda wisuda tahap pertama saja begini, seperti tidak ada hal lain yang bisa dilakukan yang jauh bisa memberi manfaat untuk sekitar. mereka perhatian terhadap studimu, ya begitulah. mereka perhatian. berterimakasihlah.

tidak perlu risau mbak, banyak yang hanya bisa menelisik dan mencari tahu tentang apa yang tengah menjadi incaranmu saat ini sebab mereka tidak melakukan apa yang sedang mbak lakukan. bergembiralah, sebab dengan demikian mbak tetap bisa berjalan pada koridor dan prinsip-prinsip yang mbak bangun, tanpa perlu risau kecaman mereka yang yaaaa tidak perlu dibahas lebih lanjut.

terakhir,

nge-capture dari tumblrnya anas, wkwkw :3


keep going on mbak, one step closer sama satu mimpi yang tahun ini bisa dicentang lagi dari list mimpi yang sudah mbak buat dan mbak rancang sampai sejauh ini.

nikmatilah setiap momen-momen ajaib itu mbak, termasuk komentar-komentar didalamnya, itu jauh akan lebih membuat mbak merasa bahagia ketika sudah berhasil mencapai bagan-bagan mimpi-mimpimu sendiri.

fabiayiallairrabikumatukadziban, mbak :)


-dari kota hujan yang akan selalu menghujani tempatmu berpijak dengan semangat bertubi-tubi tanpa jeda-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar