Kamis, 17 Oktober 2013

temu kembali senja

mari kita sebut pertemuan kita kali ini adalah pertemuan langka. mengapa demikian? karena pada akhirnya kita baru bisa bertemu dan dipertemukan setelah sekian lama hanya nama dan instruksi singkat yang jelas terpampang pada kotak masuk dalam handphone. perjanjian-perjanjian yang dibuat seringkali kita ingkari sendiri sebab kesibukan demi kesibukanmu di tanah merah sana, dan begitu pula denganku pada tanah putih disini. ya, setidaknya kerinduannya sudah terobati. kelegaan hati menemui jawabnya sendiri.

terimakasih, setidaknya kamu baikbaik saja. benang merah yang ada setidaknya membuat kamu tidak berubah dari sebelum-sebelumnya. masih sama. iya, senjanya tidak berubah. warnanya tidak pudar. masih jingga keemasan.

hari ini kita banyak tingkah ya ternyata, mulai dari memilah-milih buku, parkir sebentar di  jangan baca buku ini sampai judul tentang kithbah dan sebagaimana macamnya kita pilih. semoga nanti sasarannya tepat, untuk perempuan yang mensucikan diri.

tidak hanya itu, kebiasaan-kebiasaan kecil menulis notes dengan kertas warna-warni dan spidol beraneka ragam juga ternyata tidak berubah. masih sama, masih seperti 17 Oktober setahun yang lalu.
semoga ikatannya semakin dikuatkan. sinergisnya semakin disatukan.
kita banyak bercerita, mulai dari dia-yang-sudah-lama-menjadi-poros-hati sampai kepada dia-yang-sekarang-sedang-dalam-proses-pembuktian. ya setidaknya ini masih jadi topik paling hangat yang bisa kita bagi pada celah-celah malam yang sering mengusik untuk sesegera mungkin menyudahi temu malam kali ini.

minimal, sudah ada lagi yang harus dikuatkan. dari niat, dari ketangguhan, dari keteguhan berprinsip. ohiya, terimakasih untuk obat bukan antigalau malam ini. ini obat mujarab yang pernah ada. mengembalikan semua memori yang hilang, seolah merestart ulang. 

yang paling penting sekarang bisa saling memahami, bahwa yang namanya penyesalan memang selalu di akhir.
kalau yang ada di awal namanya registrasi/pendaftaran
okaay, bisa-bisaa.. hahhaaa

lucu ya, sampai-sampai kita tidak punya cukup waktu untuk meneruskan karena waktu semakin malam dan kamu harus pulang.

akan ada pertemuan selanjutnya, mungkin kali nanti ceritanya akan tampak berbeda. progress dari perbincangan kita kali ini maybe. wkwkkww
kamu bisa hanya diam, berusaha dan membuktikan. tapi sekali lagi yang namanya kesempatan itu memang nyatanya hanya bisa sekali benar-benar dimaksimalkan. kesempatan selanjutnya mungkin peluang. iya, peluang untuk memperbaiki. yang namanya kenangan memang untuk dikenang.
selamat malam senja yang keemasannya tiada pernah berkesudahan.
terimakasih sudah menjadi penutup hari yang menyenangkan :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar