Senin, 24 Maret 2014

Selamat Ulang Tahun


*bacalah sambil mendengarkan lagunya, maka kau akan tahu sebenar-benarnya hatiku bicara*

Hai, bagaimana dengan hari ini? 
sudahkah malam-malam diperantauanmu mulai menunjukkan persahabatannya yang hakiki?
tidur lelapkah?
bagaimana dengan rasa makanan yang biasa disantap setiap harinya?
masihkah tertanam rasa rindu dan masih sulit menyesuaikan keadaan dengan jarak yang terbentang dari rumah?

Pada akhirnya merantau menjadi satu pilihan yang diyakini terbaik sampai saat ini, berbekal modal  restu kedua orangtua, semangat menggebu untuk menggapai cita-cita, dan kemampuan untuk menerima bahwa harus berjauhan dengan mereka saat ini adalah cara terbaik untuk mencapai satu titik kedekatan hakiki nantinya.

kamu melangkah, bahkan jauh lebih cepat dari targetan yang seharusnya baru akan lepas landas. kamu sudah jauh melesat. kamu berlari, bahkan hitungannya bisa lebih jauh dari kilometer yang dulunya sempat tidak kamu yakini untuk kamu lampaui, kamu berkembang, bertumbuh, semakin cantik, semakin dewasa, semakin bijaksana, dan hari ini kamu kembali membuktikannya. pertambahan satu usia baru.

hari ini, adalah hari dimana Ibu berjuang sekuat tenaga sebagai perantaraNya untuk memberikan kehidupan baru untukmu. hari dimana Ayah menumbuhkan rasa optimis dan harapan tentang sebuah mimpi, hari dimana kelak kamu akan berbagi kasih sayang dengan kakak dan adikmu sendiri. hari dimana kamu sangat berterimakasih atas kehidupan yang sudah kamu dapatkan sampai sejauh ini. dan sekarang kamu berkembang sangat pesat.

tidak salah kala itu Ayah menyisipkan kata "rani" yang berarti berani di sela-sela namamu, kamu berani untuk menunjukkan kepada mereka yang seringkali melirikmu dari sebelah mata, yang tidak jarang ingin membuatmu tampak hanya sebagai bahan bualan atau lelucon mereka. kamu berani merangkak dari bawah hingga akhirnya berada di posisi puncak dan membuktikan kepada mereka siapa kamu sesungguhnya. dan sekarang, mereka benar-benar terbelalak dengan pencapaianmu. Maha Karya Allah yang luar biasa kamu bisa sampai pada tahap sejauh ini.

tidak hanya berhenti disitu saja, kamu sekarang tumbuh jauh berbeda. kalau dulu kita saling bersaing satu sama lain, mencari posisi, menggali terus potensi diri, berlomba membuat ayah dan ibu bangga dengan semua pencapaian-pencapaian kita. tapi sekarang kita satu tim, saling bekerjasama, menyemangati, mendoakan.

Selamat atas pertambahan usiamu mbak, terimakasih untuk Allah Maha Pencipta yang menjadikan aliran darah yang mengalir ditubuhmu sama dengan yang ada pada tubuhku. Menjadikanmu satu-satunya kakak perempuan untukku yang selalu bisa ku jadikan inspirasi.

selamat untuk kehidupan baru pada fase perantauanmu ini mbak, nikmati setiap keajaiban-keajaiban yang sudah Allah susun untukmu, dan bersiaplah untuk setiap kejutan-kejutan yang nantinya Allah tunjukkan untukmu. Tenang saja, do'a Ayah dan Ibu juga dariku dan mas sendi akan selalu menjagaimu setiap waktu.

selamat untuk kesempatan meraih cita-citamu mbak,

dari adikmu sekaligus penggemarmu nomor satu :)